Kehilangan Kendali Saat Melaju Kencang, Angkot di Ambon Terbalik dan Memakan Korban Jiwa

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Ir. M. Putuhena, tepatnya di depan Quinn Guest House, Negeri Hative Besar, Kecamatan Teluk Ambon, pada Minggu (3/5/2026) malam.

Sebuah angkutan kota (angkot) dengan nomor polisi DE 1571 LU terbalik akibat melaju dengan kecepatan tinggi, menyebabkan satu orang penumpang tewas di tempat.

Angkot yang dikemudikan oleh Wiliam Jerry Tehuayo (26) tersebut diketahui mengangkut sekitar 10 orang penumpang saat insiden terjadi.

Kasi Humas Polresta Ambon, Ipda Janet Luhukay, mengonfirmasi bahwa kecelakaan dipicu oleh perilaku pengemudi yang ugal-ugalan di jalan raya.

“Pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi sehingga kendaraan oleng dan akhirnya terbalik. Ini merupakan kecelakaan tunggal akibat kehilangan kendali,” ujar Janet saat memberikan keterangan resmi, Senin (4/5/2026).

Kronologi Kejadian Berdasarkan pemeriksaan awal, perjalanan maut tersebut bermula dari Pantai Sopapey, Negeri Suli, sekitar pukul 18.30 WIT.

Kendaraan tersebut sedang menuju Dusun Batu Lubang, Negeri Hative Besar, sebelum akhirnya mengalami kecelakaan di lokasi kejadian.

Benturan keras menyebabkan kaca depan angkot pecah total dan bodi sebelah kiri mengalami kerusakan berat. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut langsung berusaha membantu para korban yang terjebak di dalam mobil.

Langkah Kepolisian Aparat kepolisian yang tiba di lokasi segera mengevakuasi seluruh korban ke RSUP dr. J. Leimena Ambon.

Sementara itu, sang pengemudi, Wiliam Jerry Tehuayo, langsung diamankan ke Mapolsek Teluk Ambon guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Sopir sudah kami amankan. Kasus ini masih dalam penanganan intensif, dan kami terus mengumpulkan keterangan saksi serta bukti di lapangan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” tutup Janet.

Pihak kepolisian kembali mengimbau kepada seluruh pengemudi transportasi umum untuk selalu mengutamakan keselamatan penumpang dan mematuhi batas kecepatan di jalan raya guna mencegah terulangnya tragedi serupa.