JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mempercepat distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Indonesia.
Dalam kunjungan kerjanya di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Gorontalo, Sabtu (9/5), Kepala Negara menginstruksikan jajarannya untuk menyisir sekolah-sekolah yang belum tersentuh program unggulan tersebut.
Di sela-sela dialog bersama masyarakat dan nelayan setempat, Presiden secara langsung menanyakan efektivitas penyaluran MBG di wilayah Gorontalo. Ia menekankan pentingnya pendataan yang akurat agar bantuan nutrisi ini tepat sasaran.
“Bagaimana di Gorontalo? MBG sudah ada di sekolah-sekolah? Ada yang belum? Ya, nanti yang belum dicatat ya, segera kita (salurkan),” ujar Prabowo di hadapan warga.
Prabowo menjelaskan bahwa prinsip utama dari program ini adalah inklusivitas berdasarkan kebutuhan.
Pemerintah menargetkan tahun ini seluruh sekolah yang memerlukan intervensi gizi akan segera mendapatkan layanan MBG.
Namun, ia juga memberikan catatan bahwa program ini bersifat fleksibel dan mengutamakan mereka yang membutuhkan.
“Kita segera, pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu kita akan berikan MBG semuanya. Yang tidak perlu tidak apa-apa. Kalau anak-anak orang kaya tidak perlu tidak apa-apa, benar, tidak dipaksa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Presiden memaparkan visi besar di balik program Makan Bergizi Gratis ini. Menurutnya, pemenuhan gizi di bangku sekolah adalah investasi jangka panjang untuk membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia agar mampu bersaing di masa depan.
“Kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat, kita ingin anak-anak kita pintar, kita ingin anak-anak kita rajin belajar, betul?” pungkas Prabowo yang disambut seruan setuju dari para warga yang hadir.
Program MBG sendiri diharapkan menjadi motor penggerak kesehatan nasional sekaligus pemicu ekonomi lokal, karena bahan pangan yang digunakan diutamakan berasal dari potensi pertanian dan perikanan di wilayah masing-masing sekolah berada.














