JurnalPatroliNews – JAKARTA — ST Burhanuddin resmi menutup rangkaian kegiatan BPA Fair 2026 yang diselenggarakan Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Republik Indonesia sejak 18 hingga 21 Mei 2026 di Kantor BPA Kebagusan, Jakarta.
Ajang tersebut menjadi bagian dari upaya Kejaksaan RI memperkuat tata kelola pemulihan aset negara yang transparan, akuntabel, dan profesional, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Burhanuddin menegaskan tema “Pemulihan Aset untuk Kesempurnaan Keadilan” mencerminkan perubahan paradigma penegakan hukum Kejaksaan yang kini tidak hanya berorientasi pada pemidanaan pelaku, tetapi juga pemulihan kerugian negara.
“Paradigma penegakan hukum Kejaksaan saat ini tidak lagi semata-mata menitikberatkan pada pemidanaan pelaku, tetapi menjadikan pemulihan kerugian negara sebagai tujuan utama. Keberhasilan penegakan hukum tidak cukup diukur dari lamanya hukuman penjara, melainkan dari seberapa besar kerugian keuangan negara yang dapat dikembalikan,” tegas Burhanuddin.
Ia menambahkan seluruh hasil lelang nantinya akan disetorkan ke kas negara sebagai penerimaan negara yang diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat.
Sementara itu, Kepala BPA, Kuntadi, mengatakan BPA Fair 2026 yang digelar bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) berlangsung lancar dan melampaui ekspektasi.
Menurutnya, selain melelang barang rampasan negara, kegiatan tahun ini juga menghadirkan inovasi baru berupa lelang karya seni lukis dan instrumen musik yang diposisikan sebagai aset budaya bernilai investasi jangka panjang.
Berdasarkan data rekapitulasi, BPA Fair 2026 berhasil menarik lebih dari 1.900 pengunjung dan 1.700 peserta lelang.
Dari total 308 unit aset yang dilelang, sebanyak 300 unit berhasil terjual dengan tingkat keberhasilan mencapai 88,64 persen.
Nilai total limit aset yang laku tercatat sebesar Rp922,2 miliar dengan kenaikan harga hasil lelang mencapai Rp74,7 miliar. Dengan demikian, total hasil lelang BPA Fair 2026 mencapai Rp997,4 miliar.
Aset dengan kenaikan harga tertinggi adalah sepeda motor Harley-Davidson Road Glide yang mengalami lonjakan harga hingga 930,86 persen sekaligus menjadi aset dengan jumlah peminat terbanyak, yakni 349 peserta.
Kuntadi menyebut capaian tersebut menunjukkan lonjakan hasil lelang hingga 481 persen dibandingkan pelaksanaan lelang bulanan konvensional sepanjang 2026.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, BPA berharap kegiatan BPA Fair dapat dijadikan agenda tahunan sebagai salah satu instrumen optimalisasi pendapatan negara dan penguatan stabilitas fiskal nasional.
Acara penutupan turut dihadiri Ketua Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Pujiyono Suwadi, Plt Wakil Jaksa Agung, jajaran Jaksa Agung Muda, Kepala Badiklat Kejaksaan RI, Plt Direktur Jenderal Kekayaan Negara Rahayu Puspasari, serta Chief Operating Officer Danantara Donny Oskaria bersama direksi bank-bank Himbara.














