JurnalPatroliNews – Surabaya – Peristiwa kebakaran hebat melanda dua unit bangunan rumah di kawasan Jalan Bukit Molin 2B Nomor 50, Kelurahan Sawahan, Kota Surabaya, pada Senin malam
Musibah berdarah tersebut mengakibatkan dua orang warga dilaporkan tewas mengenaskan di lokasi kejadian serta dua orang lainnya mengalami luka-luka serius akibat mencoba menyelamatkan diri
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, Laksita Rini, mengonfirmasi bahwa jajarannya menerima laporan darurat mengenai amukan si jago merah tersebut sekitar pukul dua puluh dua lewat lima puluh delapan WIB
Merespons aduan warga, armada pemadam langsung meluncur membelah jalanan dan tiba di titik lokasi kebakaran enam menit kemudian untuk melakukan tindakan pemadaman awal
Petugas dari Unit Tempur Pos Grudo yang pertama kali menginjakkan kaki di tempat kejadian perkara langsung mengambil langkah taktis untuk melokalisir perambatan api agar tidak meluas ke perumahan padat penduduk lainnya
Laksita Rini memaparkan bahwa kompleks bangunan yang diamuk api tersebut terdiri atas satu unit rumah tapak satu lantai serta satu unit rumah bertingkat dua lantai
Bangunan satu lantai tersebut sehari-harinya difungsikan sebagai rumah tinggal sekaligus tempat usaha bengkel reparasi sepeda motor listrik oleh pemiliknya
Sementara untuk bangunan dua lantai di sebelahnya digunakan untuk aktivitas toko kelontong sembako di lantai dasar dan area pemukiman kos-kosan pada bagian lantai atas
Otoritas pemadam kebakaran menduga kuat bahwa pemicu utama dari munculnya petaka yang menghanguskan bangunan seluas delapan kali dua belas meter tersebut berasal dari kegagalan sistem kelistrikan
Percikan api diduga kuat pertama kali muncul akibat adanya hubungan arus pendek atau korsleting pada alat pengisi daya baterai salah satu unit motor listrik yang sedang dicas
Dampak dari korsleting fatal tersebut dengan cepat menyambar material mudah terbakar di sekitarnya hingga menghanguskan empat unit sepeda motor listrik yang terparkir di lantai satu
Sebanyak tujuh belas unit mobil pemadam kebakaran berskala besar dan kecil diterjunkan ke lokasi guna menjinakkan amukan api yang terus membesar
Berkat kerja keras petugas di lapangan, titik api utama akhirnya berhasil dipadamkan secara total sekitar pukul dua puluh tiga lewat tiga puluh sembilan WIB
Kendati api sudah padam, tim penyelamat masih harus melakukan proses pembasahan materiil yang cukup panjang guna memastikan kondisi benar-benar kondusif hingga Selasa dini hari sekitar pukul dua lewat sepuluh WIB
Akses Jalan Sempit Jadi Kendala dan Identitas Resmi Para Korban
Dalam proses eksekusi pemadaman di lapangan, petugas damkar sempat menemui kendala geografis akibat arsitektur jalan pemukiman yang tergolong sangat sempit
Lebih kurang lebar gang menuju titik api hanya memiliki bentang sekitar tiga meter saja yang membuat truk pemadam berukuran besar tidak mampu merangsek masuk mendekati objek kebakaran
Akibat hambatan tersebut, mobil pemadam pertama terpaksa berhenti dan menggelar selang air dengan jarak sekitar enam puluh meter dari pusat titik api
Pihak medis bersama kepolisian setempat telah merilis data resmi mengenai identitas para korban yang terdampak langsung dalam tragedi memilukan ini
Dua korban yang dinyatakan meninggal dunia akibat terjebak asap dan api diidentifikasi sebagai seorang lansia wanita bernama Suamah berusia tujuh puluh dua tahun
Korban tewas kedua merupakan seorang remaja laki-laki bernama Muhammad Azzam Rizki Pratama yang baru menginjak usia empat belas tahun
Sementara itu, dua korban selamat yang mengalami luka fisik diketahui bernama Tiwuk Suryati berusia empat puluh enam tahun yang menderita dislokasi pada bagian kaki kanan dan kiri
Serta seorang wanita bernama Meiga Dita Fisilia berusia tiga puluh sembilan tahun yang harus dilarikan ke fasilitas kesehatan akibat menderita luka robek cukup dalam di telapak tangan sebelah kanan













Komentar