JurnalPatroliNews – Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan kepastian resmi terkait kondisi kesehatan seorang petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang mengalami kecelakaan kerja.
Petugas tersebut dilaporkan tertimpa reruntuhan struktur bangunan saat proses proyek pembongkaran gedung lama milik DLH di kawasan Cililitan, Jakarta Timur.
Pihak otoritas memastikan bahwa kondisi fisik korban saat ini sudah dalam keadaan stabil serta telah mendapatkan penanganan medis secara intensif dari tim dokter.
Humas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi pada Sabtu ini di tengah jalannya aktivitas peruntuhan bangunan.
Aktivitas pembongkaran tersebut menyasar struktur bangunan lama yang sudah tidak difungsikan lagi di kawasan Jalan Mandala V, Kelurahan Cililitan.
Ketika proses peruntuhan sedang berlangsung, salah satu tiang kolom dari konstruksi beton bangunan lama mendadak roboh secara tidak terduga.
Puing tiang beton yang hancur tersebut kemudian jatuh dan langsung menghantam armada kendaraan operasional Damkar yang berada di sekitar area kerja.
Pada saat peristiwa maut itu terjadi, terdapat dua orang petugas Damkar yang sedang bersiaga di dalam kabin kendaraan operasional tersebut.
Salah satu petugas dilaporkan terdampak langsung oleh hantaman reruntuhan dan harus segera dievakuasi menuju Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati.
Berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh oleh tim medis termasuk tindakan CT Scan, kondisi tanda-tanda vital petugas tersebut dinyatakan stabil.
Sesuai dengan prosedur tetap pelayanan medis, korban saat ini masih harus menjalani masa observasi ketat selama 24 jam ke depan di ruang perawatan.
Langkah pemantauan intensif ini dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan dan organ dalam sang petugas tetap terjaga dengan baik tanpa adanya komplikasi.
Koordinasi Lapangan dan Protokol Keselamatan Kerja
Yogi menuturkan bahwa kehadiran jajaran armada Damkar di lokasi proyek tersebut merupakan bagian dari skema koordinasi resmi yang diinisiasi oleh DLH.
Mengingat lokasi proyek pembongkaran berada di tengah kawasan pemukiman padat penduduk, DLH sengaja menggandeng Satgas Damkar Kelurahan Cililitan.
Petugas Damkar dilibatkan secara aktif untuk membantu proses penyiraman air berkala guna menekan sebaran debu bangunan selama sisa pekerjaan berlangsung.
Pihak DLH menegaskan bahwa faktor keselamatan seluruh petugas di lapangan selalu menjadi skala prioritas utama dalam setiap pelaksanaan kegiatan fisik.
Otoritas terkait juga berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pihak eksternal agar proses penanganan korban berjalan optimal hingga pulih sepenuhnya.















Komentar