Kasus Alvaro: RS Polri Periksa Menyeluruh Jasad Korban untuk Pastikan Identitas

JurnalPatroliNews – Jakarta – Identifikasi jenazah Alvaro Kiano Nugroho (7) resmi dimulai oleh tim forensik Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. Pemeriksaan dilakukan setelah jenazah diserahkan untuk proses identifikasi menyeluruh guna memastikan kondisi tubuh dan penyebab kematian.

“Saat ini sedang proses identifikasi jenazah Alvaro,” ujar Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulih di Jakarta, Senin (24/11/2025).

Prima menjelaskan bahwa tahapan awal meliputi pemeriksaan luar dan dalam, termasuk persiapan pengambilan sampel DNA. Ia menegaskan bahwa langkah ini merupakan prosedur standar pada setiap proses identifikasi jenazah.

“Betul, saat ini sedang dilaksanakan pemeriksaan luar dan dalam,” kata Prima, dikutip dari Antara.

RS Polri menerima jenazah Alvaro pada Senin (24/11/2025) sekitar pukul 00.45 WIB. Pemeriksaan luar dan dalam diperlukan untuk mengetahui kondisi terkini jenazah, dugaan penyebab kematian, serta menjadi dasar analisis lanjutan di laboratorium forensik.

Hingga berita ini diturunkan, proses identifikasi masih berlangsung dan pihak RS Polri belum memberikan hasil maupun estimasi waktu penyelesaian pemeriksaan.

Sebelumnya, polisi menemukan Alvaro—yang hilang sejak Maret 2025—dalam keadaan meninggal dunia di Kali Cilalay, Bogor, Jawa Barat.

Kondisi jasad yang ditemukan diduga sudah berupa kerangka, sehingga kepolisian membutuhkan tes DNA untuk memastikan identitasnya.

Alvaro hilang sejak Kamis (6/3/2025) dan keberadaannya tidak terdeteksi selama hampir delapan bulan. Kepolisian kemudian mengungkap bahwa pelaku pembunuhan bocah tersebut adalah ayah tirinya sendiri.

“Pelaku adalah ayah tirinya Alvaro,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly.

Setelah menangkap pelaku, polisi melakukan pencarian dan akhirnya menemukan kerangka yang diduga kuat merupakan Alvaro, yang saat ini sedang diperiksa lebih lanjut oleh tim forensik RS Polri.