Peran Krusial Tian: Jadi Penghubung dan Sopir Mobil Sewaan Pembacok Pelajar di Stadion Kridosono

JurnalPatroliNews – Yogyakarta – Aparat Satreskrim Polresta Yogyakarta berhasil meringkus seorang pemuda berinisial SRDS alias Tian (19) yang diduga kuat membantu pelarian komplotan pelaku pembacokan pelajar.

Tian merupakan sosok kunci yang memfasilitasi kaburnya tiga eksekutor pembacokan terhadap seorang pelajar berinisial AA hingga tewas di kawasan dekat Stadion Kridosono, Kota Yogyakarta.

Sebelum penangkapan Tian, pihak kepolisian telah lebih dulu mengamankan tiga pelaku utama pembacokan di lokasi persembunyian mereka di daerah Cilacap, Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Riski Adrian, mengonfirmasi penangkapan terhadap fasilitator yang membawa kabur para tersangka tersebut pada Rabu (10/6/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan, Tian berhasil ditangkap petugas saat bersembunyi di salah satu rumah milik temannya di wilayah Yogyakarta.

Guna menghindari kejaran aparat kepolisian, pemuda tersebut diketahui selalu berpindah tempat persembunyian setiap tiga hari sekali.

Kompol Riski Adrian mengungkapkan bahwa sejak awal mula kejadian pembacokan maut itu mencuat, Tian sama sekali tidak pernah pulang ke rumah tinggalnya.

Sama seperti tiga eksekutor utama yang ditangkap sebelumnya, Tian dipastikan juga merupakan bagian dari kelompok geng sekolah bernama Vozter.

Inisiasi pelarian tersebut menempatkan Tian sebagai penghubung krusial antara para pelaku pembacokan dengan pemilik rumah aman di Cilacap.

Menurut penjelasan polisi, ketiga tersangka utama sebenarnya tidak saling mengenal dengan pemilik rumah yang dijadikan tempat persembunyian di Cilacap tersebut.

Kedekatan Tian dengan pemilik rumah di Cilacap diakuinya bermula dari momentum pertemuan langsung atau kopi darat yang pernah mereka lakukan sebelumnya.

Selain menjadi penghubung jalur komunikasi, Tian juga bertugas mengantar rombongan eksekutor maut tersebut ke Jawa Tengah dengan mengendarai mobil sewaan.

Polisi juga membeberkan fakta bahwa Tian merupakan seorang residivis yang sudah beberapa kali menerima putusan hukum inkrah di pengadilan terkait kasus kejahatan jalanan.

Bahkan beberapa bulan lalu, ia sempat terlibat dalam kasus serupa namun diselesaikan melalui mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice (RJ).

Saat ini pihak penyidik Polresta Yogyakarta masih terus melakukan pendalaman intensif guna mengungkap pihak yang mendanai biaya operasional pelarian ke Cilacap.

Polisi tengah mendalami apakah ada aktor intelektual yang membiayai perjalanan mereka atau uang tersebut murni hasil pengumpulan dana solidaritas sesama anggota geng.

Peristiwa berdarah di dekat Stadion Kridosono itu sendiri bermula dari aksi saling tantang di media sosial antara dua geng sekolah yang bertikai di jalanan.

Bentrokan maut tersebut melibatkan geng Vozter tempat para pelaku bernaung, melawan geng Trah Gendheng yang diikuti oleh korban AA.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Eva Guna Pandia, menyatakan ketiga eksekutor berinisial LA, AF, dan MY sebelumnya ditangkap berkat kerja sama tim Jatanras Polda DIY.

Dari ketiga pelaku utama yang bertindak sebagai petarung geng tersebut, satu orang diketahui masih berstatus pelajar dan dua lainnya sudah masuk kategori dewasa.

Komentar