JurnalPatroliNews – Kharkiv – Fasilitas kebun binatang di Kota Kharkiv, Ukraina, dilaporkan menjadi sasaran langsung dari gempuran serangan pesawat tanpa awak (drone) militer Rusia.
Insiden udara yang terjadi pada Senin (15/6/2026) tersebut menyebabkan belasan satwa kecil koleksi kebun binatang dilaporkan mati dan terluka parah.
Kantor Kejaksaan Wilayah Kharkiv mengonfirmasi bahwa hantaman amunisi drone tersebut menyasar area vivarium secara spesifik.
Fasilitas vivarium itu sendiri diketahui merupakan bangunan khusus yang menampung ratusan hewan kecil seperti kelinci, marmut, tikus, hingga mencit.
“Sebanyak 10 kelinci mati dan 15 lainnya mengalami luka-luka,” ungkap jaksa setempat dalam pernyataan resmi institusi yang dikutip oleh Reuters.
Selain memicu kematian dan cedera pada lini satwa kecil, dampak ledakan besar itu juga merusak bagian luar dari struktur kandang gajah yang berada dekat lokasi hantaman.
Pihak otoritas berwenang mengatakan bahwa seekor gajah koleksi mereka kini mengalami trauma dan stres berat akibat efek kejut dari hantaman bom udara tersebut.
Kendati demikian, pihak manajemen memastikan tidak ada laporan mengenai adanya korban jiwa maupun luka-luka di kalangan pengunjung ataupun para petugas kebun binatang.
Rekam Jejak Konflik dan Penghancuran Situs Budaya Ukraina
Kota Kharkiv sendiri merupakan kota terbesar kedua di wilayah Ukraina yang letak geografisnya hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari garis perbatasan Rusia.
Akibat posisi strategisnya tersebut, wilayah ini bertransformasi menjadi salah satu area yang paling sering digempur sejak konflik bersenjata pertama kali pecah pada tahun 2022 lalu.
Pada awal tahun ini, sebuah taman ekologi atau eco park di pinggiran kota Kharkiv juga dilaporkan hancur akibat serangan Rusia hingga menewaskan sejumlah koleksi burung langka.
Eskalasi militer Rusia dalam dua hari terakhir ini juga terpantau masif membidik berbagai infrastruktur sipil dan situs cagar budaya penting di Ukraina.
Gempuran udara bertubi-tubi tersebut dilaporkan merusak arsitektur penting Museum Seni Kharkiv di wilayah timur.
Tak hanya itu, kompleks museum dan seni bersejarah Mystetskyi Arsenal yang berlokasi di pusat kota Kiev turut dilaporkan mengalami kerusakan imbas serangan udara serupa.
Sebagai bentuk pemenuhan aspek keberimbangan informasi bagi publik, media ini membuka ruang hak jawab maupun klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.









Komentar