Hubungkan Stasiun Batuceper dan Terminal Poris Plawad, Pemkot Tangerang Matangkan Proyek Sky Bridge

JurnalPatroliNews – Tangerang – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus bergerak cepat mematangkan draf rencana realisasi pembangunan jembatan penyeberangan multiguna atau sky bridge.

Infrastruktur modern tersebut nantinya akan mengintegrasikan secara fisik bangunan Stasiun Kereta Api Batuceper dengan Terminal Bus Tipe A Poris Plawad, Kota Tangerang.

Langkah strategis ini diambil guna menciptakan sistem transportasi massal yang saling terhubung, nyaman, serta efisien bagi mobilitas masyarakat urban di gerbang barat Jakarta.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menuturkan bahwa proyek jembatan layang ini merupakan bagian integral dari pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD).

Sesuai dengan target peta jalan (roadmap) pembangunan daerah, eksekusi fisik konstruksi megaproyek di kawasan Poris Plawad tersebut dijadwalkan akan mulai bergulir pada tahun 2027 mendatang.

”Kami mendukung penuh rencana pembangunan jembatan penyeberangan orang di Stasiun Batuceper nanti. Adapun Memorandum of Understanding (MoU) akan diteken dalam waktu dekat, kami tinggal menyiapkan penganggaran dan melaksanakan sesuai dengan kewenangan sebagai pemerintah daerah mulai tahun depan,” ujar Yeti Rohaeti, Senin (15/6/2026).

Yeti melanjutkan, Pemkot Tangerang tidak hanya membangun jembatan penghubung semata, melainkan juga menyiapkan penataan kawasan penunjang di sekitar ekosistem TOD tersebut.

Fasilitas Park and Ride dan Revitalisasi Pedestrian

Beberapa rencana pengerjaan paralel yang saat ini sedang dirancang meliputi penyediaan fasilitas gedung parkir terpadu (park and ride) untuk mereduksi kemacetan di jalan arteri.

Selain itu, dinas terkait juga akan melakukan penataan total jalur pedestrian di sepanjang koridor Jalan Benteng Betawi agar ramah bagi pejalan kaki dan penyandang disabilitas.

Seluruh rangkaian penataan infrastruktur sekunder ini diproyeksikan mampu membentuk ekosistem bertransportasi yang modern dan terintegrasi secara berkelanjutan di Kota Tangerang.

Terkait aspek legalitas kerja sama, Bappeda memastikan proses koordinasi lintas sektor terus berjalan intensif dengan target penyusunan MoU final selesai pada akhir tahun 2026 ini.

Langkah penguatan sinergi tersebut saat ini sudah mulai berjalan dengan melibatkan manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) serta jajaran Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).

Dukungan Penuh Bappenas untuk Reduksi Kendaraan Pribadi

Rencana pembangunan interkoneksi di Stasiun Batuceper ini juga dilaporkan telah mengantongi lampu hijau serta dukungan penuh dari lini pemerintah pusat.

Direktorat Konektivitas dan Infrastruktur Logistik Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menilai proyek ini memiliki nilai urgensi yang sangat tinggi.

Bappenas memproyeksikan kehadiran sky bridge mampu secara signifikan mendongkrak minat masyarakat untuk beralih menggunakan moda transportasi umum massal.

Melalui integrasi moda yang mulus (seamless), ketergantungan masyarakat regional terhadap penggunaan kendaraan pribadi di jalan raya diharapkan dapat ditekan secara bertahap.

Sebagai bentuk pemenuhan aspek keberimbangan informasi bagi publik, media ini membuka ruang hak jawab maupun klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Komentar