Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat Massal, 4 Pati Raih Bintang Tiga

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melaksanakan kenaikan pangkat bagi puluhan ribu personelnya. Upacara kenaikan pangkat periode 30 Juni 2026 dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 41.578 personel Polri resmi memperoleh kenaikan pangkat sebagai bagian dari pembinaan karier sekaligus bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian kepada institusi maupun masyarakat.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 87 Perwira Tinggi (Pati) memperoleh kenaikan pangkat yang terdiri atas 4 Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi, 29 Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi, serta 54 Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi.

Empat Perwira Resmi Sandang Bintang Tiga

Empat perwira tinggi yang resmi menyandang pangkat Komjen Pol atau bintang tiga adalah:

  • Komjen Pol Mulia Hasudungan Ritonga, menjabat sebagai Kakorsabhara Baharkam Polri.
  • Komjen Pol Gatot Tri Suryanta, menjabat sebagai Sekretaris Utama Lemhannas RI.
  • Komjen Pol Helmy Santika, menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Itwasum) Polri.
  • Komjen Pol Ruddi Setiawan, yang saat ini menjabat Kapolda Aceh.

Kenaikan pangkat tersebut menjadi bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, integritas, serta kontribusi para perwira tinggi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

Puluhan Pati Naik Menjadi Irjen

Selain empat Komjen baru, Polri juga menaikkan pangkat 29 perwira tinggi menjadi Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau bintang dua.

Di antaranya adalah Irjen Pol Agus Wijayanto yang menjabat Kapolda Kalimantan Utara serta Irjen Pol Himawan Bayu Aji sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara, bersama 27 perwira tinggi lainnya.

Sementara itu, sebanyak 54 perwira lainnya resmi memperoleh pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol) atau bintang satu.

Kapolri: Pangkat Baru Harus Diiringi Tanggung Jawab

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukan sekadar penghargaan atas perjalanan karier, melainkan amanah yang membawa konsekuensi tanggung jawab lebih besar.

Menurutnya, setiap personel yang memperoleh promosi jabatan dituntut terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas kepemimpinan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan institusi yang harus dijawab dengan peningkatan kualitas pengabdian. Kami berharap seluruh personel terus memperkuat integritas, profesionalisme, dan kepemimpinan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Johnny menambahkan, kepercayaan yang diberikan negara harus menjadi motivasi untuk menghadirkan institusi Polri yang semakin responsif, humanis, profesional, dan dipercaya masyarakat.

Lebih dari 41 Ribu Personel Naik Pangkat

Selain para perwira tinggi, kenaikan pangkat periode kali ini juga diberikan kepada berbagai jenjang kepangkatan lainnya, meliputi:

  • 878 Perwira Menengah (Pamen)
  • 1.289 Perwira Pertama (Pama)
  • 37.930 personel Bintara
  • 1.394 personel Tamtama

Secara keseluruhan, sebanyak 41.578 anggota Polri menerima kenaikan pangkat sebagai bagian dari sistem pembinaan karier institusi.

Melalui momentum ini, Polri berharap dapat semakin memperkuat soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum, serta perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Komentar