22 Jabatan Strategis Berganti di Polda Metro Jaya, Kapolda Beri Arahan Tegas

JurnalPatroliNews | Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolres jajaran di lingkungan Polda Metro Jaya.

Pergantian pejabat tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus tindak lanjut atas keputusan Kapolri mengenai mutasi, pemberhentian, dan pengangkatan jabatan di tubuh Polri.

Upacara sertijab digelar di Lapangan Presisi Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/7/2026), dan dihadiri oleh seluruh Pejabat Utama Polda Metro Jaya serta para Kapolres jajaran.

Dalam rotasi kali ini, sebanyak 22 pejabat resmi melaksanakan serah terima jabatan. Sejumlah posisi strategis yang mengalami pergantian antara lain Karoops, Karo SDM, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas), Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit), Kabid Propam, Direktur Binmas, Kabiddokkes, Kepala SPN, Dirtahti, hingga jabatan Kapolres Metro Jakarta Barat, Kapolres Metro Depok, dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok.

Kapolda Metro Jaya menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Menurutnya, setiap pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan memperkuat kinerja institusi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kepada pejabat yang baru bergabung, saya ucapkan selamat datang dan selamat bertugas di Polda Metro Jaya. Saya yakin, dengan pengalaman yang dimiliki, saudara mampu melanjutkan bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih. Bangun sinergi, jaga soliditas, dan berikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Komjen Pol. Asep Edi Suheri.

Dalam arahannya, Kapolda juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian. Ia mengingatkan seluruh personel agar menjadikan pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama.

“Jangan pernah menyakiti hati masyarakat. Jadilah polisi yang kehadirannya memberikan manfaat, menghadirkan rasa aman, serta mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

Selain memperkuat profesionalisme, Kapolda berharap rotasi pejabat dapat memperkokoh sinergi internal serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi.

Mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier sekaligus strategi organisasi untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjawab tantangan tugas kepolisian yang terus berkembang.

Komentar