JurnalPatroliNews | Banda Aceh -Pemerintah Aceh kembali memperketat pengawasan terhadap disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN). Dalam razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh, tiga ASN kedapatan berada di warung kopi saat jam kerja dan langsung diberikan pembinaan serta sanksi administratif.
Operasi penegakan disiplin tersebut menyasar sejumlah lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul aparatur, yakni di Kecamatan Darussalam, Ulee Kareng, dan Krueng Barona Jaya, yang meliputi wilayah Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.
Saat inspeksi berlangsung, petugas menemukan tiga ASN masih berada di warung kopi ketika jam pelayanan publik masih berlangsung. Mereka kemudian didata di lokasi, diberikan pembinaan, serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) masing-masing diamankan sebagai bagian dari proses penindakan administratif yang akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP dan WH Aceh, Tarmizi, melalui Kepala Seksi Humas Huzaifal, mengatakan razia tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kedisiplinan aparatur negara.
“Dalam razia ini, petugas mendapati tiga ASN sedang berada di warung kopi saat jam kerja,” ujar Huzaifal.
Menurutnya, pengawasan terhadap kedisiplinan ASN akan terus dilakukan secara berkala di berbagai titik yang selama ini menjadi lokasi berkumpul pegawai pada jam dinas. Langkah tersebut diharapkan mampu membangun budaya kerja yang lebih profesional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Huzaifal menegaskan, setiap aparatur negara memiliki kewajiban mematuhi aturan disiplin yang berlaku, termasuk menjalankan tugas selama jam kerja sesuai tanggung jawab masing-masing. Kehadiran ASN di tempat tugas dinilai menjadi salah satu indikator penting dalam menjaga efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Pemerintah Aceh berharap kegiatan pengawasan rutin ini dapat memberikan efek pembinaan sekaligus meningkatkan kesadaran aparatur untuk mematuhi ketentuan disiplin kepegawaian. Selain sebagai bentuk penegakan aturan, razia juga menjadi upaya preventif agar pelayanan publik tetap berjalan optimal dan kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi terus terjaga.














Komentar