JurnalPatroliNews | Halmahera Tengah – Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, resmi ditutup dengan capaian pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Panglima Kodam XV/Pattimura, Mayjen TNI Dody Triwinarto, mengajak seluruh masyarakat menjaga serta merawat hasil pembangunan sebagai simbol kebersamaan dan persatuan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Pangdam saat memimpin upacara penutupan kegiatan di Lapangan Buaya Tangkap, Desa Wailegi, Kecamatan Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (31/7).
Mengusung tema “Bakti TNI AD untuk Rakyat dalam rangka Menguatkan Ketahanan Wilayah di Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara”, kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe, Danrem 152/Baabullah Brigjen TNI Enoh Solehudin, Wakapolda Maluku Utara Brigjen Pol. Stephen M. Napiun, Bupati Halmahera Tengah Ikram Malan Sangadji, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta ratusan warga.
Dalam amanatnya, Mayjen TNI Dody Triwinarto menegaskan bahwa Bakti TNI AD merupakan implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai kegiatan sosial yang bertujuan memperkuat ketahanan wilayah.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari selesainya proyek fisik, tetapi juga dari kepedulian masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara berkelanjutan.
“Bakti TNI AD untuk Rakyat ini merupakan jawaban dalam membantu masyarakat agar hasil pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat Indonesia. Saya berharap kita semua dapat menjaga dan merawat sarana yang telah dibangun sebagaimana kita membangun dan menjaga kebersamaan dalam persatuan,” ujar Pangdam.
Selama pelaksanaan program yang berlangsung sejak 1 Juni hingga 30 Juli 2026, TNI AD bersama pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan berhasil menyelesaikan sejumlah pembangunan fisik, antara lain:
- 11 unit Jembatan Garuda
- Perbaikan dua ruas jalan
- Dua titik sarana pengairan
- Rehabilitasi empat unit MCK
- Pembangunan 58 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)
- 65 titik sumur bor
- Rehabilitasi lima tempat ibadah
- Rehabilitasi enam sekolah
Selain pembangunan fisik, kegiatan juga diisi berbagai program nonfisik berupa penghijauan, pembersihan lingkungan, pengobatan massal, khitanan massal, donor darah, hingga kegiatan sosial lainnya yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Usai upacara penutupan, Pangdam XV/Pattimura menyerahkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat, meliputi:
- 1.020 paket sembako
- 100 paket bantuan penanganan stunting
- 109 paket perlengkapan sekolah
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon sukun serta peluncuran Gerakan Emas Hijau Satu Juta Pohon Sukun secara virtual bersama jajaran Kodam XV/Pattimura sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan.
Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe mengapresiasi pelaksanaan Bakti TNI AD yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Halmahera Tengah.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung pengembangan komoditas sukun sebagai salah satu potensi unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan layanan bakti kesehatan berupa khitanan massal bagi 14 anak, peninjauan hasil karya bakti di MTs HI Salahudin Patani, serta ramah tamah antara jajaran TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Melalui program tersebut, TNI AD menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung percepatan pembangunan daerah, memperkuat ketahanan wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi bersama pemerintah dan seluruh elemen bangsa.















Komentar