JurnalPatroliNews | Cileungsi Bogor – Pelataran Jalan Utama Perumahan Sunrise River, Desa Jatisari, Kecamatan Cileungsi, berubah menjadi lautan cahaya dan tawa pada Minggu malam (17/8/2026). Puluhan tenan bazar berjejer rapi dari depan Gang Merpati hingga Gang Nuri, membawa semarak tersendiri dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Sejak sore, warga sudah mulai berdatangan. Lampu-lampu gantung warna-warni bergelantungan di atas tenda bazar, memantulkan cahaya hangat ke jalan. Diiringi alunan sholawat dari sound system, suasana malam itu terasa khidmat sekaligus meriah.
Aneka jajanan dan kuliner jadi magnet utama. Mulai dari bakso, sate, seblak, es teh jumbo, sampai jajanan anak-anak seperti cilok, cimol, dan es krim. Tidak ketinggalan area bermain anak juga ramai: ada lomba mewarnai, balon karakter, hingga komedi putar yang membuat anak-anak betah berlama-lama.
“Ada sekitar 38 tenan mulai dari gelar tikar, meja, sampai gerobak yang ikut berdagang di sini. Tujuannya biar para pedagang bisa mempromosikan dagangannya, dan semoga rezekinya lancar,” ujar Ade, selaku koordinator bazar DKM Masjid Daarul Hadi, saat ditemui di lokasi.
Bazar malam ini bukan hanya sekadar jualan. Kegiatan ini sengaja digelar berbarengan dengan dua momen besar: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H dan Malam Tasyakuran HUT RI ke-81.
“Ini untuk meramaikan Maulid Nabi dan sekaligus malam tasyakuran 17 Agustusan,” tutur Ade.
Semangat kemerdekaan terasa kental. Beberapa tenan bahkan menghias lapaknya dengan ornamen merah putih. Bendera kecil berkibar di tiap gerobak, dan warga yang datang juga banyak yang mengenakan atribut kemerdekaan.
Acara ini dihadiri oleh jajaran tokoh masyarakat dan pemerintahan setempat. Tampak hadir Sekdes Jatisari, Ketua LPM, Ketua DMI, Ketua MUI Jatisari, Ketua RW 11, Ketua RT 01, Ketua RT 02, Ketua Panitia, para tokoh agama, serta seluruh warga Perumahan Sunrise River.
Ketua RW 11 dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada DKM dan panitia. Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk mempererat silaturahmi warga, menumbuhkan semangat gotong royong, dan menanamkan nilai nasionalisme sejak dini, terutama kepada anak-anak.
Malam tasyakuran ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan dilanjutkan ramah tamah. Warga duduk lesehan menikmati hidangan sambil mengobrol dan menikmati suasana.
Dengan lampu yang temaram, tawa anak-anak, dan semangat “Merdeka”, bazar di Sunrise River menjadi bukti bahwa peringatan 17 Agustus tidak harus selalu upacara dan lomba. Kadang, cukup dengan kumpul bersama, jajan, dan bersyukur, rasa cinta tanah air sudah terasa.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju!















Komentar