BPKP Bantah Isu Auditor Khusnul Khotimah Lulusan 2024, Sebut Faktanya Tamat 2009

JurnalPatroliNews – Jakarta – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) membantah informasi yang beredar di media sosial terkait latar belakang pendidikan salah satu auditornya, Khusnul Khotimah. Dalam unggahan yang ramai dibicarakan, Khusnul disebut baru lulus kuliah pada 2024. Pihak BPKP menegaskan, klaim tersebut tidak benar.

“Khusnul lulus tahun 2009,” tegas Kepala BPKP Yusuf Ateh saat dikonfirmasi, Rabu (13/8/2025).

Nama Khusnul mencuat setelah dilaporkan oleh mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong alias Tom Lembong, ke Ombudsman RI. Khusnul merupakan ketua tim auditor yang menghitung dugaan kerugian negara dalam kasus korupsi importasi gula yang sempat menjerat Tom.

Usai menerima abolisi, Tom Lembong gencar melayangkan laporan. Sebelumnya ia melapor ke Komisi Yudisial terkait hakim yang memvonisnya, dan pada Selasa (12/8) ia bersama tim kuasa hukum, Ari Yusuf Amir serta Zaid Mushafi, mendatangi Ombudsman RI.

Tom mengklaim ada kekeliruan dalam hasil perhitungan kerugian negara yang disusun tim auditor BPKP. Ia bersikukuh, kasus impor gula yang menyeret namanya sama sekali tidak menyebabkan kerugian negara.

Dalam dokumen laporannya, Tom menuding adanya dugaan pelanggaran, penyimpangan prosedur, serta maladministrasi dalam proses audit tersebut. Tim penghitungan kerugian negara yang dilaporkannya terdiri dari:

  1. Miswan Nasution – Koordinator investigasi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, badan usaha, dan badan lainnya
  2. Kristiyanto – Pengendali teknis
  3. Khusnul Khotimah – Ketua tim
  4. John Michel – Anggota tim
  5. Sigit Sukhem – Anggota tim
  6. M. Amirul Mu’min – Anggota tim

BPKP sendiri menegaskan bahwa informasi mengenai latar belakang pendidikan Khusnul yang beredar di media sosial tidak berdasar dan menyesatkan.