China Punya Andil Besar Penanganan COVID-19 di RI, Luhut: Kita Jangan Marah-marah Terus

  • Whatsapp
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan (Dok:CNBC

JurnalPatroliNews – Jakarta,– Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut China punya andil cukup besar terhadap penanganan pandemi COVID-19 di dunia, termasuk di Indonesia.

Luhut memberikan contoh khususnya dalam hal pengadaan obat-obatan. Menurutnya, dua pertiga obat-obatan di dunia diproduksi oleh China. Sehingga, dia pribadi menyayangkan sikap anti terhadap Negeri Tirai Bambu itu.

Bacaan Lainnya

“Kita juga jangan marah-marah terus sama China, ternyata dua pertiga obat-obat dunia diproduksi di China, pesannya ke China,” ujar Luhut dalam virtual conference, Selasa (15/6).

“Jadi kita sendiri kadang-kadang merasa China itu kelas dua, China itu sudah masuk height sekarang,” sambungnya.

Luhut pun memastikan pemerintah Indonesia punya hubungan yang baik dengan China. Ini bisa dimanfaatkan sebagai momentum untuk transfer teknologi ke dalam negeri.

Di samping juga untuk membuka keran investasi mengalir lebih banyak lagi ke tanah air. Terutama dalam hal bahan baku obat-obatan yang ingin dikembangkan oleh pemerintah.

“Kebetulan hubungan kita dengan mereka sangat baik, kita manfaatkan itu untuk teknologi transfer ke kita, mereka investasi ke kita,” tuturnya.

“Sehingga bahan baku obat obat kita dapat, sehingga kalau ada lockdown dengan beberapa negara seperti India waktu itu lockdown, kita bisa tetap dapat Paracetamol yang kita belum ada produksi. Sekarang alhamdulillah sudah mulai produksi walaupun masih ada hambatan kata Pak Budi Gunadi,” tutur Luhut.

(*/lk)

Pos terkait