JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Indonesia, Dyah Roro Esti, bertemu dengan Menteri Negara Perdagangan dan Industri Singapura, Gan Siow Huang, untuk memperkuat kemitraan dagang kedua negara. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari diskusi antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong pada Juni 2025.
Singapura telah lama menjadi mitra dagang utama dan investor asing terbesar di Indonesia. Wamendag Dyah Roro Esti mengungkapkan bahwa meskipun nilai perdagangan bilateral mencapai $33,7 miliar, ia melihat potensi besar yang belum sepenuhnya dimanfaatkan, terutama dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menyoroti peran penting UMKM Indonesia yang menyumbang sekitar 60% PDB nasional, dengan lebih dari 64% di antaranya dimiliki oleh perempuan.
Kedua negara sepakat untuk meningkatkan nilai perdagangan dan mengintegrasikan UMKM, khususnya yang dimiliki perempuan, ke dalam rantai pasok global. Sebagai langkah konkret, Menteri Gan Siow Huang menyampaikan bahwa Singapura telah memiliki SMEs Center yang berfokus pada pelatihan digitalisasi, kecerdasan buatan, dan pengembangan jaringan usaha. Singapura juga siap menginisiasi jaringan khusus untuk UMKM perempuan antara kedua negara.
Wamendag Dyah Roro Esti menyambut baik inisiatif tersebut dan mengusulkan pembentukan Annual Ministry Dialogue (AMD), sebuah forum rutin yang akan membantu menyelesaikan isu-isu teknis perdagangan dan memfasilitasi ekspor-impor. Usulan ini disambut positif oleh Menteri Gan Siow Huang, yang menyatakan kesiapan Singapura untuk menjadwalkan forum tersebut.














