Mahasiswi di Makassar Digilir 7 Pria Usai Kunjungi Tempat Hiburan Malam

  • Whatsapp
Hotel tempat seorang mahasiswi di Makassar diduga digilir sejumlah pria

JurnalPatroliNews – Makassar – Seorang mahasiswi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, EA (23) melapor ke polisi jika dirinya telah diperkosa secara bergilir oleh 7 pria usai pulang dari tempat hiburan malam. Polisi yang menerima laporan masih mengejar para pelaku.

Dalam laporannya kepada polisi, EA menyebut peristiwa dugaan pemerkosaan tersebut berawal saat dirinya pulang dari tempat hiburan malam di Makassar pada Sabtu (19/9/2020) malam tadi. Saat itu kedua temannya yang menemaninya di tempat hiburan malam mengajak EA untuk menginap sebuah sebuah hotel tempat pemerkosaan terjadi.

Bacaan Lainnya

“Bersama ini saya menyampaikan kepada Kapolsek Panakkukang, Laporan dugaan terjadinya peristiwa pemerkosaan yang dilakukan oleh sekitar 7 orang berteman,” tulis EA dalam laporannya kepada polisi, Minggu (20/9).

Polisi yang menerima aduan tersebu hingga saat ini masih mengejar para pelaku. “(Para pelaku) diburu,” kata Kasi Humas Polsek Panakkukang Bripka Ahmad Halim kepada detikcom, Minggu (20/9).

Polisi juga sudah melakukan olah TKP atas laporan tersebut.

Kembali ke laporan EA ke polisi, EA menyebut saat hendak pulang dari tempat hiburan malam pada sekitar pukul 01.00 Wita dirinya hendak langsung pulang ke rumah. Namun kedua rekannya yakni SN, memaksa EA untuk menginap di hotel di Kecamatan Panakkukang, Makassar.

“Saat itu saya dalam keadaan mabuk,” ujar keterangan EA kepada polisi.

Dalam keadaan setengah sadar di dalam kamar hotel, korban mendengar seorang pria mengatakan ‘saya mo dulu (saya saja dulu)’. EA pun terbangun.

Saat terbangun, EA terkejut seorang laki-laki berada di depannya. Selanjutnya, laki-laki dimaksud langsung melarikan diri. EA juga sempat melihat sejumlah pria lainnya yang semula di dalam kamar ikut melarikan diri.

Polisi sendiri terus mendalami kasus ini. Selain memburu para pelaku, polisi juga telah melakukan olah TKP sebagai langkah penyelidikan lebih lanjut.

(dtk)

Pos terkait