JurnalPatroliNews – Jakarta – Ketua badan penasihat politik tertinggi China, Chinese People’s Political Consultative Conference (CPPCC), Wang Huning, memulai agenda kunjungan resminya ke Indonesia.
Kedatangannya disambut langsung oleh Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Dalam penyambutan tersebut, Eddy turut didampingi Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangoen, serta Duta Besar China untuk Indonesia, Wang Lutong.
“Selamat datang di Indonesia. Semoga kunjungan Y.M Wang Huning dapat mempererat kemitraan strategis Indonesia–Tiongkok yang saling menguntungkan di berbagai sektor pembangunan,” tulis Eddy dalam unggahan akun Instagram resminya @eddy_soeparno, Kamis 4 November 2025.
Eddy mengungkapkan optimisme bahwa serangkaian pertemuan Wang Huning dengan pimpinan DPR, MPR, DPD, hingga Presiden Prabowo Subianto akan menjadi momentum penting untuk memperdalam kolaborasi kedua negara, terutama dalam percepatan transisi energi menuju bauran energi terbarukan.
Ia menyoroti pencapaian signifikan China dalam pengembangan energi bersih. Pada tahun 2025, kapasitas energi terbarukan China diperkirakan mencapai 793 gigawatt, naik 11 persen dibanding 2024 yang berada di 717 gigawatt.
Capaian tersebut, ujarnya, selaras dengan visi Presiden Prabowo untuk mempercepat transformasi energi menuju target dekarbonisasi nasional pada 2060 atau bahkan lebih cepat.
“Sebagai dua negara yang sama-sama tengah mengejar masa depan energi hijau, kerja sama kebijakan antara Indonesia dan China memiliki ruang yang sangat besar untuk diperkuat,” tutup Eddy.














