JurnalPatroliNews – Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penguatan signifikan pada penutupan perdagangan sesi I, Rabu (1/4/2026). Indeks naik 1,45 persen atau bertambah 102,463 poin ke level 7.150,685.
Sepanjang perdagangan pagi, IHSG bergerak fluktuatif. Indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.207 dan terendah di 7.048, setelah dibuka pada posisi 7.048.
Penguatan IHSG didorong oleh dominasi saham-saham yang berada di zona hijau. Tercatat sebanyak 489 saham menguat, sementara 196 saham melemah, dan sisanya stagnan.
Saham sektor perbankan menjadi pendorong utama kenaikan indeks. Tiga emiten dengan nilai transaksi terbesar, yakni BBRI, BBCA, dan BMRI, mencatat aktivitas perdagangan tinggi sekaligus menopang laju penguatan IHSG.
Dari sisi sektoral, hampir seluruh indeks sektor mengalami kenaikan. Sektor energi (IDXENERGY) naik 0,95 persen, sektor bahan baku (IDXBASIC) melonjak 3,35 persen, serta sektor industri (IDXINDUST) menguat 2,75 persen.
Selain itu, sektor barang konsumen siklikal (IDXCYCLIC) mencatat kenaikan 3,72 persen, diikuti sektor transportasi (IDXTRANS) yang naik 2,80 persen dan sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang menguat 2,06 persen.
Sektor lainnya juga menunjukkan tren positif, seperti sektor keuangan (IDXFINANCE) yang naik 0,58 persen, teknologi (IDXTECHNO) menguat 0,76 persen, properti (IDXPROPERT) naik 1,08 persen, serta kesehatan (IDXHEALTH) yang bertambah 0,36 persen.
Indeks saham unggulan turut menguat seiring sentimen positif pasar. Indeks LQ45 naik 1,18 persen ke level 724,261, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 1,54 persen menjadi 485,813, indeks IDX30 naik 0,99 persen ke 392,418, serta indeks MNC36 bertambah 1,22 persen ke posisi 305,282.
Penguatan ini mencerminkan kembali meningkatnya minat beli investor di pasar saham domestik, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi besar di sektor perbankan.













