JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti masih adanya kelompok yang dinilainya kerap mencitrakan Indonesia secara negatif hanya karena perbedaan pandangan terhadap tokoh tertentu. Menurut Prabowo, rasa tidak suka terhadap segelintir individu tidak semestinya dijadikan pembenaran untuk merendahkan martabat bangsa secara keseluruhan.
Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat memberikan pengarahan dalam taklimat Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah yang digelar di Sentul, Jawa Barat, pada Senin, 2 Februari 2026.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menekankan bahwa perbedaan pilihan dan sikap politik merupakan hal yang lumrah dalam sistem demokrasi. Ia pun menyampaikan tantangan terbuka kepada pihak-pihak yang tidak sepakat dengan dirinya agar menyalurkan perbedaan tersebut melalui adu gagasan secara sehat dalam kontestasi Pemilihan Presiden 2029.
Sikap Prabowo tersebut mendapat perhatian dari pengamat politik Adi Prayitno. Menurut Direktur Parameter Politik Indonesia itu, pernyataan seorang kepala negara yang mengajak terbuka untuk beradu ide merupakan hal yang patut dicermati.
Adi menyebut, ajakan tersebut relevan dengan praktik demokrasi elektoral karena mendorong persaingan politik yang berbasis gagasan, bukan sentimen personal. Ia menilai, ruang adu ide yang terbuka memungkinkan publik menilai secara langsung kualitas visi, konsep, dan narasi yang ditawarkan para kandidat.
Baginya, kompetisi politik sejatinya dimenangkan oleh pihak yang mampu meyakinkan masyarakat melalui argumentasi dan program yang kuat. Setiap kebijakan pemerintah, lanjut Adi, tidak terlepas dari visi dan misi yang dibangun sejak tahap pencalonan dalam sebuah kontestasi politik nasional.
Karena itu, ia menilai menarik ketika Prabowo secara terbuka menyampaikan tantangan tersebut. Menurutnya, siapa pun yang merasa memiliki gagasan lebih unggul dari kebijakan pemerintah saat ini seharusnya berani menguji ide tersebut di hadapan publik untuk melihat sejauh mana diterima oleh pemilih di Indonesia.














