DSPEC Internasional Medika Gandeng UIN Raden Fatah Dukung Tes Psikologi SIM di Sumsel

JurnalPatroliNews – Jakarta – PT DSPEC Internasional Medika (DIM) menggandeng UIN Raden Fatah Palembang sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan pendampingan tes psikologi bagi pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di wilayah Kepolisian Daerah Sumatera Selatan.

Kemitraan ini dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Rektor UIN Raden Fatah, Prof. Dr. Muhammad Adil, dan perwakilan Direksi DIM, disaksikan langsung oleh Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi dalam sebuah seremoni di Palembang, Kamis, 31 Juli 2025.

Direktur DIM, Hasan Basri, menjelaskan bahwa keterlibatan kampus, khususnya lulusan Fakultas Psikologi UIN Raden Fatah, merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas pelayanan tes psikologi sebagai salah satu syarat administratif penerbitan SIM.

“Alumni Psikologi UIN kami nilai memiliki kesiapan profesional yang tinggi dan dapat langsung terlibat dalam pelaksanaan tes,” ungkap Hasan. Ia menambahkan, kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya DIM sebagai mitra Polri untuk melibatkan institusi pendidikan tinggi dalam pelayanan publik yang berdampak luas.

Sementara itu, Rektor Muhammad Adil menyambut baik kerja sama tersebut. Ia mengungkapkan bahwa program ini membuka kesempatan besar bagi lulusan psikologi untuk mengaplikasikan keilmuan mereka secara nyata.

“Sejauh ini, sudah ada 48 alumni Psikologi UIN yang telah bergabung dan bekerja bersama DIM,” kata Adil, menegaskan manfaat nyata dari sinergi ini.

Lebih dari sekadar pendampingan tes, kerja sama ini juga mencakup agenda riset bersama terkait kontribusi ilmu psikologi dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, sebuah topik yang dinilai semakin krusial di tengah pertumbuhan kendaraan yang cepat.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian, menilai inisiatif kolaboratif antara DSPEC Internasional Medika dan UIN Raden Fatah ini sangat relevan. Menurutnya, kompleksitas lalu lintas di era modern tidak hanya menyangkut kepadatan kendaraan, tetapi juga menyentuh aspek keselamatan yang memerlukan pendekatan psikologis.

“Pertumbuhan kendaraan bermotor memang mencerminkan mobilitas, tetapi di sisi lain menyimpan potensi risiko yang perlu dikendalikan secara serius,” ujarnya.

Sebagai informasi, PT DIM telah resmi ditunjuk sebagai penyelenggara layanan tes psikologi untuk keperluan SIM di Sumatera Selatan. Penunjukan ini didasari oleh surat rekomendasi dari SDM Polri tertanggal 23 Januari 2025, yang kemudian diperkuat dengan MoU bersama Polda Sumsel pada 6 Februari 2025.