Dubes RI Ajak Pengusaha Spanyol Jajaki Investasi di Indonesia


JurnalPatroliNews – Jakarta –   Duta Besar Republik Indonesia untuk Spanyol, Muhammad Najib, mendorong penguatan kerja sama ekonomi bilateral dengan mengundang para pengusaha Spanyol untuk menjajaki peluang investasi di Indonesia.

Dalam tayangan video yang diunggah melalui kanal YouTube Wisma RI Madrid dan dipantau redaksi, Rabu (1/4), Najib mengungkapkan bahwa minat kerja sama dari pelaku usaha Spanyol mencakup berbagai sektor strategis. Di antaranya kesehatan, infrastruktur, ekonomi digital, olahraga, hingga pendidikan tinggi.

Menurutnya, ketertarikan tersebut menjadi sinyal positif bagi peningkatan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Spanyol.

Sebagai langkah konkret, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Madrid tengah menyiapkan program Business Mission yang akan membawa para investor Spanyol untuk melihat langsung potensi investasi di Tanah Air pada Mei mendatang.

“Kami merencanakan mengajak mereka melihat Indonesia dari dekat melalui program Business Mission, insya Allah pada minggu pertama atau kedua bulan Mei,” ujar Najib.

Ia menambahkan, sejumlah pengusaha Spanyol yang tertarik berinvestasi bahkan telah memiliki pengalaman berbisnis di Indonesia. Hal ini dinilai akan mempermudah proses pengembangan kerja sama ke tahap yang lebih konkret.

“Beberapa di antara mereka sudah pernah berkunjung ke Indonesia, bahkan ada yang telah memiliki aktivitas bisnis. Tinggal bagaimana kita dorong untuk mengembangkannya,” jelasnya.

Rencana kunjungan investor tersebut akan difokuskan ke sejumlah wilayah strategis, seperti Jakarta, Bandung, hingga Ibu Kota Nusantara (IKN). Kunjungan ini bertujuan mempertemukan investor dengan mitra lokal sekaligus mempercepat realisasi kerja sama investasi.

Selain itu, KBRI Madrid juga telah memfasilitasi pertemuan awal antara investor Spanyol dengan mitra di Indonesia melalui pertemuan virtual. Upaya ini dilakukan guna memastikan kesiapan kedua belah pihak sebelum pertemuan langsung berlangsung.

“Kami sudah memediasi mereka dengan mitra lokal melalui Zoom Meeting atau pertemuan virtual, sehingga saat datang ke Jakarta mereka bisa langsung melihat peluang secara nyata, bahkan memungkinkan untuk penandatanganan nota kesepahaman,” pungkas Najib.