Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus Diminta Jadi Perhatian Presiden


JurnalPatroliNews – Jakarta – Kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus mendapat sorotan dari berbagai pihak. Peristiwa tersebut dinilai perlu mendapat perhatian langsung dari Presiden agar proses pengusutan berjalan serius, transparan, dan menyeluruh.

Dorongan itu disampaikan mantan penyidik KPK, Novel Baswedan. Ia menilai dukungan dari kepala negara penting untuk memperkuat langkah aparat kepolisian dalam mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam serangan terhadap aktivis tersebut.

Menurut Novel, kasus yang menimpa Andrie Yunus tidak dapat dipandang sebagai tindak kriminal biasa. Ia menyebut serangan tersebut memiliki dampak besar karena menyasar sosok yang dikenal kritis dan aktif memperjuangkan kepentingan publik.

“Andrie Yunus orang baik. Dia orang yang berintegritas, kritis, dan berani. Apa yang dia lakukan itu bukan untuk kepentingan pribadinya, tetapi untuk kepentingan orang banyak,” ujar Novel dalam pernyataan yang dikutip dari kanal YouTube YLBHI, Sabtu (14/3/2026).

Novel menilai cara penyerangan dengan menyiramkan air keras ke wajah korban menunjukkan tingkat kekerasan yang sangat serius. Tindakan tersebut, kata dia, berpotensi menimbulkan luka permanen bahkan membahayakan keselamatan korban.

Ia juga menduga aksi tersebut tidak dilakukan secara spontan. Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang sempat ia amati, pola serangan mengindikasikan adanya koordinasi di lapangan.

“Dari CCTV yang saya perhatikan, saya yakin pelakunya terorganisir. Bukan hanya satu motor dengan dua orang. Ada pola dan simbol-simbol yang dilakukan di lapangan sehingga ketika menyerang terlihat sangat terkoordinasi,” ungkapnya.

Karena itu, Novel menekankan pentingnya penyelidikan yang tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi juga mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor di balik serangan tersebut.

Ia pun mendesak Presiden untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus ini sekaligus mendorong aparat penegak hukum bekerja secara maksimal.

“Saya mendesak kepada Presiden agar memberikan perhatian terhadap perkara ini dan memberikan dukungan kepada kepolisian untuk mengusutnya secara sungguh-sungguh, sehingga semua pelaku dapat dijatuhi hukuman yang seberat-beratnya,” tegas Novel.

Novel berharap proses penyelidikan dilakukan secara terbuka dan menyeluruh. Penanganan yang tegas, menurutnya, menjadi penting agar kasus kekerasan serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.