JurnalPatroliNews – Jakarta –Â Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia pada Jumat (27/2/2026) setelah menuntaskan rangkaian kunjungan luar negeri ke empat negara sahabat. Lawatan tersebut diklaim menghasilkan sejumlah capaian strategis di bidang perdagangan, ekonomi, investasi, serta penguatan diplomasi perdamaian Indonesia di kancah global.
Agenda kunjungan yang padat tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi pertemuan bilateral yang mempertegas posisi Indonesia sebagai mitra terpercaya di tengah dinamika geopolitik dunia.
Berdasarkan pantauan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 yang membawa kepala negara mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 08.00 WIB dalam kondisi hujan.
Sejumlah pejabat tinggi negara tampak menyambut kedatangan Presiden, antara lain Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Rangkaian lawatan luar negeri Prabowo diawali di Washington, D.C., Amerika Serikat, pada 16 Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia menghadiri pertemuan perdana Board of Peace serta menandatangani Perjanjian Tarif Resiprokal bersama Presiden AS Donald Trump.
Presiden kemudian melanjutkan perjalanan ke London, Inggris, untuk menyaksikan penandatanganan kerja sama semikonduktor antara Danantara dan Arm Ltd.
Lawatan berikutnya berlangsung di Amman, Yordania, di mana Prabowo menggelar pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II pada Kamis (26/2/2026).
Rangkaian kunjungan ditutup di Uni Emirat Arab dengan agenda pertemuan di Istana Qashr Al-Bahr bersama Presiden Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan penguatan kerja sama investasi antara kedua negara.














