Wamenaker Immanuel Ebenezer Jadi Tersangka Pemerasan Sertifikasi K3, KPK Sita 22 Kendaraan Mewah

JurnalPatroliNews – Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Noel ditetapkan bersama 10 orang lainnya usai terjaring operasi tangkap tangan (OTT).

Ketua KPK Setyo Budiyanto mengungkapkan, Noel tidak hanya mengetahui praktik pungutan liar tersebut, tetapi juga menerima aliran dana yang berasal dari hasil pemerasan. Dari hasil penyidikan, tercatat sekitar Rp3 miliar mengalir ke rekening Noel.

“Praktik ini sudah berjalan sejak 2019 hingga 2024 dengan nilai transaksi mencapai Rp81 miliar,” ujar Setyo dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (23/8/2025).

Modus Pemerasan Buruh

Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, penyelidikan awal bermula dari perkara Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA). Dari sana, penyidik menemukan adanya praktik pemerasan dalam proses sertifikasi K3.

Dengan dalih memperlambat atau mempersulit penerbitan sertifikat, para tersangka meminta biaya tambahan. Buruh yang seharusnya hanya membayar Rp275 ribu dipaksa mengeluarkan hingga Rp6 juta agar sertifikat terbit.

“Ini jelas bentuk pemerasan, bukan suap. Syarat sudah lengkap, tapi proses sengaja diperlambat agar korban terpaksa membayar,” tegas Asep.

Deretan Tersangka dan Aliran Dana

KPK menyebutkan ada 11 orang yang dijerat sebagai tersangka, termasuk pejabat Kemnaker, pihak swasta, hingga Noel sendiri. Dari konstruksi perkara, uang hasil pemerasan dipakai untuk kebutuhan pribadi, pembelian rumah, hiburan, hingga kendaraan mewah.

“Aliran dana ke Noel terdeteksi sebesar Rp3 miliar pada Desember 2024,” kata Setyo.

Selain Noel, sejumlah pejabat disebut menerima miliaran rupiah, di antaranya IBM dengan Rp69 miliar, AK sebesar Rp5,5 miliar, dan HS senilai Rp1,5 miliar.

22 Kendaraan Mewah Disita

Sebagai bagian dari barang bukti, KPK menyita 15 mobil dan 7 sepeda motor. Kendaraan itu kini terparkir di halaman hingga lobi gedung Merah Putih KPK.

Beberapa kendaraan mewah yang disita di antaranya Nissan GT-R, Toyota Corolla Cross, BMW 330i, hingga motor Ducati.

Noel Dicopot Presiden

Menyusul status tersangka tersebut, Presiden Prabowo Subianto langsung memberhentikan Immanuel Ebenezer dari posisinya sebagai Wamenaker. Keputusan itu diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Jumat (22/8/2025) malam.

“Presiden telah menandatangani keputusan pemberhentian saudara Immanuel Ebenezer dari jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan,” ujar Prasetyo.

Jejak Politik Noel

Immanuel Ebenezer dikenal sebagai aktivis yang memimpin relawan Jokowi Mania (JoMan) pada Pilpres 2019. Menjelang Pemilu 2024, kelompok itu berubah arah mendukung Prabowo Subianto. Noel kemudian dipercaya menjadi Wamenaker pada Oktober 2024.

Pria kelahiran 22 Juli 1975 itu menempuh pendidikan di Universitas Satya Negara Indonesia dan kerap tampil kontroversial lewat pernyataan-pernyataannya. Namun kini, karier politiknya terguncang akibat jerat hukum yang dihadapinya.