Lima Negara Eropa dan Jepang Siap Bantu Trump Amankan Selat Hormuz


JurnalPatroliNews – WASHINGTON — Sejumlah negara sekutu Amerika Serikat menyatakan kesiapan untuk terlibat dalam upaya pengamanan jalur strategis di Selat Hormuz, menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut.

Lima negara Eropa, yakni Inggris, Prancis, Jerman, Italia, dan Belanda, bersama Jepang, menyatakan komitmen untuk mendukung langkah yang diinisiasi Presiden Donald Trump.

Langkah tersebut diambil setelah Washington mendorong sekutunya untuk bersama-sama membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz, yang diduga terganggu oleh aksi Iran melalui penempatan ranjau laut, penggunaan drone, serta serangan rudal terhadap kapal komersial.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Jumat (20/3/2026), negara-negara tersebut menegaskan pentingnya menjaga jalur pelayaran tetap terbuka demi kelancaran perdagangan global.

“Kami menyatakan kesediaan kami untuk berkontribusi pada upaya yang tepat untuk memastikan jalur aman melalui selat tersebut. Kami menyambut baik komitmen negara-negara yang terlibat dalam perencanaan persiapan,” demikian bunyi pernyataan bersama tersebut.

Mereka juga mendesak Iran untuk segera menghentikan berbagai tindakan yang dinilai mengancam keselamatan pelayaran internasional, termasuk penanaman ranjau laut dan serangan terhadap kapal niaga.

Selain itu, negara-negara tersebut menilai gangguan terhadap jalur strategis seperti Selat Hormuz tidak hanya berdampak pada kawasan, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas global, khususnya dalam rantai pasokan energi dunia.

Mengacu pada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, mereka menegaskan bahwa gangguan terhadap pelayaran internasional merupakan ancaman serius bagi perdamaian dan keamanan global.

Pernyataan ini menjadi sinyal meningkatnya keterlibatan internasional dalam menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah di tengah eskalasi konflik yang terus berkembang.