Norwegia Bantah Jadi Tuan Rumah Board of Peace, Tegas Tak Bergabung

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pemerintah Norwegia menegaskan akan menjadi tuan rumah pertemuan donor bantuan untuk Palestina melalui forum Ad Hoc Liaison Committee (AHCL) pada musim semi tahun ini. Pernyataan itu disampaikan untuk meluruskan klaim Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Oslo telah sepakat menjadi tuan rumah pertemuan Board of Peace (BoP) berikutnya.

Kementerian Luar Negeri Norwegia menegaskan bahwa agenda yang akan digelar adalah forum AHCL, bukan BoP seperti yang disebutkan sebelumnya.

“AS bersama dengan Uni Eropa adalah wakil ketua kelompok ini (AHCL). Kami sedang berhubungan dengan AS tentang bagaimana kami juga dapat membicarakan rencana perdamaian untuk Gaza di sana,” ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Norwegia, seperti dikutip dari Al Jazeera, Jumat (20/2/2026).

Pada saat yang sama, Oslo menegaskan sikap tegas untuk tidak bergabung dalam inisiatif BoP yang digagas Trump.

“Norwegia telah dengan jelas menyatakan bahwa kami tidak akan menjadi anggota Dewan Perdamaian, dan posisi ini tetap teguh,” tegasnya.

Selama beberapa dekade, Norwegia memang memimpin AHCL, yakni mekanisme koordinasi bantuan internasional bagi Palestina yang dibentuk pasca Kesepakatan Oslo periode 1993–1995 antara Israel dan Palestina.

Forum AHCL selama ini menjadi wadah utama bagi negara-negara donor untuk menopang stabilitas ekonomi dan kelembagaan Palestina, meskipun proses perdamaian di kawasan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan.