Presiden Finlandia: Peluang Gencatan Senjata di Ukraina Masih Tipis

JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Finlandia, Alexander Stubb, memandang kecil kemungkinan perang di Ukraina mereda sebelum musim semi tahun mendatang.

Ia menekankan bahwa Eropa harus mempersiapkan diri menghadapi musim dingin yang berat, sementara Rusia terus melancarkan serangan hibrida. Stubb juga menilai bahwa dukungan terhadap Kyiv harus tetap solid, meskipun pemerintah Ukraina tengah diterpa isu korupsi.

“Saya tidak melihat ada tanda-tanda gencatan senjata ataupun dimulainya dialog perdamaian dalam waktu dekat, setidaknya bukan di tahun ini,” ujar Stubb, sebagaimana disampaikan Associated Press pada Minggu, 16 November 2025.

Menurutnya, peluang terjadinya terobosan diplomatik baru mungkin terbuka sekitar bulan Maret. Finlandia, kata dia, memahami risiko konflik lebih dalam dibanding sebagian besar negara Eropa lainnya.

Stubb juga mengungkapkan bahwa ia rutin berbicara dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk menyampaikan penilaian Finlandia mengenai situasi perang, sekaligus mendorong dukungan lebih besar bagi Ukraina.

“Saya dapat menjelaskan kepada Presiden Trump bagaimana Finlandia memandang medan konflik… Dan kalau satu dari sepuluh gagasan saya bisa diterima, itu sudah kemajuan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy harus segera membereskan isu-isu korupsi agar tidak dijadikan senjata oleh Rusia dalam propaganda maupun strategi politik.

Stubb menuturkan ada tiga persoalan utama yang harus diselesaikan sebelum gencatan senjata bisa tercapai: jaminan keamanan bagi Ukraina, pemulihan ekonomi, serta penyelesaian status wilayah yang dipersengketakan.

Menurutnya, tekanan yang lebih kuat dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa diperlukan untuk mengubah perhitungan strategis Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Sementara itu, Ukraina masih berupaya mendapatkan tambahan persenjataan jarak jauh dari Washington, setelah permohonan mereka untuk memperoleh rudal Tomahawk ditolak pada bulan sebelumnya.