JurnalPatroliNews – Jakarta -Insiden penembakan mematikan terjadi di sebuah sekolah di Tumbler Ridge, British Columbia, Kanada, pada Selasa, 10 Februari 2026, waktu setempat. Tragedi yang mengguncang pemukiman kecil di kaki Pegunungan Rocky tersebut menelan sepuluh korban jiwa.
Pihak kepolisian setempat mengonfirmasi bahwa korban tewas meliputi para penghuni gedung sekolah dan individu yang berada di lokasi terkait, termasuk orang yang diduga kuat sebagai pelaku tunggal dalam aksi kekerasan tersebut.
Berdasarkan laporan kepolisian, enam korban ditemukan meninggal dunia di dalam area gedung sekolah. Investigasi kemudian berkembang ke sebuah rumah di wilayah sekitar yang diduga memiliki kaitan dengan insiden ini, di mana petugas menemukan dua orang lainnya dalam kondisi tidak bernyawa.
Selain itu, satu korban lainnya dinyatakan tewas saat dalam perjalanan menuju rumah sakit akibat luka tembak yang diderita. Situasi di lokasi kejadian digambarkan sangat mencekam mengingat populasi kota tersebut hanya berjumlah sekitar 2.400 jiwa.
Mengenai identitas pelaku, kepolisian menyatakan bahwa seorang tersangka ditemukan tewas di lokasi dengan luka yang diduga kuat akibat tindakan bunuh diri.
Setelah melakukan penyisiran intensif di seluruh area terdampak, otoritas keamanan menekankan bahwa kemungkinan besar tidak ada pelaku lain yang terlibat dalam peristiwa ini.
Polisi juga memastikan bahwa saat ini tidak ada ancaman susulan yang membahayakan masyarakat di sekitar Tumbler Ridge.
Selain korban tewas, sebanyak 25 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan medis intensif.
Tumbler Ridge, yang berjarak sekitar 1.155 kilometer dari Vancouver, kini menjadi pusat perhatian nasional seiring dengan upaya otoritas untuk mengungkap latar belakang dan motif di balik serangan ini.
Kejadian ini menambah daftar panjang insiden kekerasan bersenjata yang menjadi perhatian serius bagi pemerintah Kanada.














