Trump Klaim Konflik Iran Mendekati Akhir, Sinyal Perdamaian Mulai Terlihat


JurnalPatroliNews – Washington – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran kini memasuki fase akhir. Klaim tersebut disampaikan di tengah meningkatnya intensitas upaya diplomatik untuk mengakhiri perang.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan bahwa situasi konflik saat ini sudah sangat dekat dengan penyelesaian.

“Saya rasa ini sudah hampir berakhir. Saya menganggapnya sudah sangat dekat dengan akhir,” ujar Trump kepada jurnalis Maria Bartiromo, seperti dikutip pada Rabu (15/4/2026).

Trump juga mengindikasikan bahwa Iran berada dalam posisi tertekan dan memiliki kecenderungan untuk mencapai kesepakatan damai. Ia menilai kondisi saat ini membuka peluang besar bagi tercapainya resolusi konflik dalam waktu dekat.

“Jika situasi ini berlanjut, mereka akan membutuhkan waktu lama untuk membangun kembali. Saya rasa mereka sangat ingin mencapai kesepakatan,” katanya.

Di sisi lain, jalur diplomasi terus diupayakan oleh berbagai pihak. Pembicaraan yang berlangsung di Islamabad pada akhir pekan lalu belum menghasilkan kesepakatan permanen terkait penghentian konflik yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026.

Meski demikian, peluang dialog tetap terbuka. Trump menyebutkan bahwa perundingan langsung antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi kembali digelar dalam waktu dekat di Pakistan. Hal ini menyusul gencatan senjata selama dua pekan yang dimediasi Islamabad pada 8 April, yang hingga kini masih bertahan.

Perkembangan ini menandai adanya sinyal positif menuju deeskalasi konflik, meskipun sejumlah tantangan dalam mencapai kesepakatan damai yang komprehensif masih membayangi proses negosiasi.