JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI bekerja sama dengan KJRI Jeddah telah berhasil memfasilitasi pemulangan 96 Warga Negara Indonesia (WNI) yang berstatus sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Arab Saudi.
Rombongan tersebut tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Jumat pagi, 16 Januari 2026, sekitar pukul 09.08 WIB menggunakan maskapai Saudi Arabian Airlines SV 816.
Dari total 96 orang yang dipulangkan, sebanyak 95 PMI berasal dari Rumah Detensi Imigrasi (Tarhil) Syumaisi di Makkah, yang terdiri dari 11 laki-laki dan 84 perempuan.
Selain rombongan besar tersebut, pemerintah memberikan perhatian khusus dengan memfasilitasi pemulangan seorang PMI yang mengalami kondisi lumpuh akibat sakit sebagai bagian dari komitmen perlindungan warga negara secara menyeluruh.
Proses pemulangan ini merupakan hasil dari koordinasi intensif antara Tim Pelayanan dan Pelindungan Kemlu RI dengan otoritas setempat di Arab Saudi.
KJRI Jeddah berperan penting dalam memberikan layanan kekonsuleran serta menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi para WNI yang tidak memiliki dokumen perjalanan lengkap agar proses kepulangan berjalan lancar.
Setibanya di Indonesia, Direktorat Pelindungan WNI Kemlu RI langsung berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk BP2MI, Bea Cukai, serta pihak Imigrasi Bandara Soetta.
Kerja sama lintas sektoral ini bertujuan untuk memastikan proses serah terima dan pemulangan ke daerah asal masing-masing berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus berkomitmen memberikan pelayanan dan pendampingan maksimal bagi para pekerja migran.
Upaya pemulangan ini menjadi salah satu prioritas diplomatik guna menjamin keamanan dan hak-hak warga negara Indonesia yang berada di luar negeri, terutama bagi mereka yang menghadapi kendala hukum maupun masalah kesehatan di negara penempatan.














