Akselerasi Pemulihan Aceh: Dari Bantuan Daging Sapi Hingga Stimulan Rumah Rp60 Juta

JurnalPatroliNews – Jakarta -Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan besar senilai Rp72,75 miliar yang dialokasikan khusus untuk pembelian sapi bagi masyarakat Aceh.

Bantuan ini bertujuan untuk memastikan warga di wilayah terdampak bencana dapat menikmati daging sapi menjelang dimulainya ibadah puasa Ramadan 1447 H.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menjelaskan bahwa bantuan tersebut menyasar 19 kabupaten/kota di Aceh, termasuk wilayah Kepulauan Simeulue yang baru saja terdampak gempa bumi.

Mekanisme pembagian daging ini diatur melalui surat edaran agar tersalurkan tepat satu hari sebelum bulan puasa.

“Pembelian sapi telah dilakukan. Targetnya adalah warga di lebih dari 3.042 desa harus mendapatkan bagian daging sapi tersebut hari ini,” ujar Tito dalam rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana Sumatera di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (18/2/2026).

Selain bantuan pangan, pemerintah pusat juga mengucurkan dana stimulan untuk perbaikan rumah warga yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera.

Indeks bantuan dipatok mulai dari Rp15 juta untuk rusak ringan, Rp30 juta untuk rusak sedang, hingga Rp60 juta untuk kategori rusak berat.

Tito menambahkan, Kementerian Keuangan telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,7 triliun melalui BNPB untuk mengeksekusi perbaikan rumah rusak ringan dan sedang.

Penyaluran dana tersebut sudah mulai berjalan secara bertahap di 25 kabupaten/kota sejak pekan lalu.

Bagi warga dengan kategori rumah rusak berat, pemerintah menyediakan dua opsi: menempati Hunian Sementara (Huntara) yang dibangun oleh BNPB, Danantara, dan Kementerian PUPR, atau menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per bulan untuk menyewa tempat tinggal sementara.

Tak hanya infrastruktur, paket bantuan juga mencakup aspek ekonomi dan rumah tangga. Warga terdampak berhak menerima bantuan perabot senilai Rp3 juta serta stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta.

Total bantuan tambahan sebesar Rp8 juta disiapkan otomatis bagi warga yang mengalami kerusakan rumah kategori berat untuk mempercepat pemulihan kesejahteraan keluarga.