Ancaman Suspend bagi Mitra MBG yang Intervensi Menu dan Gunakan Bahan Tak Layak

JurnalPatroliNews – Jakarta – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menginstruksikan seluruh pengawas gizi, pengawas keuangan, serta Asisten Lapangan (Aslap) untuk memperketat pengawasan bahan baku pangan.

Para petugas diwajibkan melakukan pemeriksaan bersama saat bahan makanan tiba di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Langkah preventif ini sangat penting untuk memastikan seluruh bahan, mulai dari protein hingga sayuran, berada dalam kondisi segar dan aman sebelum diolah menjadi paket Makan Bergizi Gratis (MBG).

Nanik menekankan bahwa jika ditemukan bahan yang kualitasnya buruk, seperti ayam yang tidak sehat atau sayuran yang mulai layu, petugas harus berani langsung mengembalikan bahan tersebut kepada mitra.

Hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya insiden keamanan pangan yang dapat membahayakan kesehatan penerima manfaat.

Selain masalah kualitas bahan, ia juga memberikan peringatan keras kepada mitra SPPG agar tidak melakukan intervensi terhadap operasional dapur, terutama dalam penyusunan menu yang merupakan wewenang penuh Ahli Gizi.

BGN tidak akan segan mengambil tindakan tegas, termasuk menutup operasional dapur atau melakukan penangguhan (suspend) terhadap mitra yang terbukti melanggar aturan. Nanik menilai intervensi dari mitra kerap menjadi celah bagi penggunaan bahan baku berkualitas rendah demi mengejar keuntungan lebih besar, yang pada akhirnya dapat memicu kasus keracunan makanan.

Ia juga menyoroti pentingnya pemahaman teknis mengenai penanganan bahan pangan, seperti cara penyimpanan protein hewani yang benar guna menghindari pertumbuhan bakteri berbahaya seperti Salmonella.

Belajar dari insiden keamanan pangan di Magelang dan Boyolali, faktor peralatan dapur juga menjadi perhatian serius. Nanik meminta para Chef dan Pengawas Gizi untuk segera melaporkan jika mitra menyediakan peralatan bekas atau tidak layak pakai, seperti chiller yang suhunya tidak sesuai standar.

Mitra bertanggung jawab penuh menyediakan peralatan baru dan berkualitas sesuai petunjuk teknis. Jika kewajiban tersebut tidak dipenuhi, BGN memastikan akan memberikan sanksi tegas guna menjaga integritas dan keamanan program nasional ini.