JurnalPatroliNews – Kulon Progo -Di tengah duka mendalam atas kepergian istrinya, Anis Syarifah, dalam insiden kecelakaan di Kulon Progo, pemilik perusahaan rokok HS, Muhammad Suryo, menunjukkan itikad baik dan tanggung jawab penuh.
Pengemudi Harley-Davidson tersebut secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada Aab Abdullah dan putranya, Deva, yang merupakan pengendara serta pembonceng motor Jupiter MX yang terlibat dalam tabrakan tersebut.
Melalui utusannya, Dandan, pihak Muhammad Suryo mengunjungi kedua korban di RSUD Wates pada Selasa (3/3/2026).
Selain memantau perkembangan kesehatan, kunjungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh penanganan medis berjalan optimal.
Dandan menjelaskan bahwa keterlambatan kunjungan tersebut disebabkan oleh proses pemulasaraan dan pemakaman almarhumah istri Suryo yang juga menjadi korban dalam musibah tersebut.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban moral, Muhammad Suryo berkomitmen menanggung seluruh biaya perawatan medis Aab dan Deva hingga pulih total.
Tidak hanya itu, Suryo juga berjanji memberikan beasiswa pendidikan bagi Deva yang saat ini masih duduk di bangku sekolah dasar hingga jenjang sarjana.
Komitmen ini ditambah dengan pemberian unit sepeda motor baru bagi Aab serta pemenuhan biaya hidup keluarga selama masa penyembuhan berlangsung.
Momen mengharukan terjadi saat Muhammad Suryo, yang juga masih dalam perawatan medis, melakukan komunikasi melalui panggilan video dengan Aab.
Dalam percakapan tersebut, Suryo menyampaikan permohonan maaf yang tulus dan menyatakan keinginan untuk menjalin hubungan kekeluargaan dengan para korban.
Ia menekankan bahwa musibah ini adalah kejadian yang tidak diinginkan oleh pihak mana pun.
Menanggapi niat baik tersebut, istri Aab, Ratih, menyambutnya dengan tangan terbuka. Mewakili pihak keluarga, Ratih juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya istri Muhammad Suryo.
Ia menegaskan bahwa pihak keluarga menganggap kejadian ini sebagai musibah murni dan telah sepakat untuk saling memaafkan tanpa mencari siapa yang bersalah.
Saat ini, kondisi kesehatan Aab dan Deva dilaporkan berangsur membaik setelah menjalani tindakan operasi di RSUD Wates.
Meskipun sempat ada tawaran untuk pemindahan ke Rumah Sakit JIH, keluarga memilih untuk tetap melanjutkan perawatan di RSUD Wates karena faktor kenyamanan dan kualitas layanan yang dinilai sudah memadai. Langkah damai ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan fisik maupun psikis bagi kedua belah pihak.














