JurnalPatroliNews – Jakarta – Kabar duka datang dari jemaah haji asal Kabupaten Kulon Progo, DIY. Seorang jemaah bernama Ngadikin Harjawiyono (56) dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 03.00 waktu setempat.
Almarhum diduga mengembuskan napas terakhir akibat serangan jantung yang dipicu oleh faktor kelelahan setelah menjalani rangkaian aktivitas ibadah.
Kasi Pembinaan Layanan Haji dan Umrah Kantor Kemenhaj Kulon Progo, Kholistin Arifiyani, menjelaskan bahwa Ngadikin sempat mengikuti kegiatan city tour selama dua hari berturut-turut dan melaksanakan umrah sunah di Masjidil Haram.
Sepulang dari ibadah tersebut, almarhum mengeluh sesak dada hingga harus dirujuk ke Rumah Sakit An-Nur Mekkah sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kholistin menambahkan bahwa pihak medis sebelumnya telah memberikan peringatan agar jemaah tidak memforsir tenaga mengingat puncak ibadah haji masih cukup lama.
Almarhum Ngadikin diketahui telah mengantre selama 14 tahun untuk berangkat haji dan merasa sangat bahagia saat bisa beribadah langsung di Masjidil Haram.
Meskipun memiliki riwayat penyakit jantung, euforia beribadah membuatnya terus bersemangat mengikuti agenda bersama jemaah lainnya.
Sesuai dengan prosedur bagi jemaah yang wafat di Mekkah, jenazah akan disalatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di Tanah Suci. Sementara itu, istri almarhum yang ikut serta dalam perjalanan tersebut dilaporkan akan tetap melanjutkan rangkaian ibadah haji.














