JurnalPatroliNews – Jakarta – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, mengambil langkah cepat dalam menangani dampak sosial bagi warga yang mengungsi akibat bencana longsor di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan bantuan tunai sebesar 10 juta rupiah bagi setiap kepala keluarga yang terdampak guna memastikan mereka mendapatkan tempat tinggal sementara yang layak.
Dalam kunjungannya ke lokasi bencana pada Sabtu (24/1/2026), Dedi menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan untuk membiayai sewa kontrakan rumah pilihan warga sendiri sekaligus sebagai bekal kebutuhan hidup selama dua bulan ke depan.
Langkah ini diambil untuk menghindari tekanan psikologis dan risiko penyakit yang sering muncul apabila para penyintas terlalu lama menetap di tenda-tenda posko pengungsian yang terbatas.
Dedi Mulyadi juga telah menginstruksikan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, untuk segera mencairkan alokasi anggaran darurat tersebut.
Dengan terjaminnya kebutuhan dasar para pengungsi, pemerintah daerah berharap dapat lebih fokus pada proses evakuasi warga yang hingga kini masih dilaporkan hilang, serta mempercepat pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak.
Hingga Sabtu siang, tim gabungan telah berhasil menemukan enam orang korban di lokasi longsoran. Bencana yang terjadi sejak Sabtu dini hari di kawasan Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda ini tercatat menimbun sekitar 30 unit rumah.
Data terbaru dari Posko Desa Pasirlangu menunjukkan terdapat 113 jiwa dari 34 kepala keluarga yang terdampak secara langsung, dengan upaya pencarian puluhan warga lainnya yang masih terus dioptimalkan oleh tim SAR.














