CN-295 dan Cassa C-212 Turun ke Udara, TNI Dukung Upaya Penanganan Kebakaran Lahan

JurnalPatroliNews | Kalimantan Selatan – TNI bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta instansi terkait melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan, Jumat (23/10/2026).

Dalam operasi tersebut, TNI mengerahkan satu pesawat CN-295 yang dilengkapi perangkat console serta tiga pesawat Cassa C-212. Armada udara itu digunakan untuk melakukan penyemaian bahan tertentu ke atmosfer guna mendukung peningkatan potensi hujan di wilayah sasaran.

Berdasarkan keterangan Pusat Penerangan TNI, pesawat CN-295 melaksanakan penyemaian sebanyak dua ton garam. Sementara itu, tiga pesawat Cassa C-212 menjalankan tiga sortie penerbangan dengan membawa total 2,3 ton dry ice atau es kering.

Penggunaan bahan semai tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan hasil analisis cuaca. Faktor meteorologis menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi serta waktu pelaksanaan penyemaian agar operasi sesuai dengan kondisi yang berkembang di lapangan.

Operasi Modifikasi Cuaca merupakan salah satu upaya yang dapat digunakan untuk mendukung penanganan karhutla, terutama ketika kondisi atmosfer memungkinkan dilakukannya penyemaian awan untuk meningkatkan peluang terjadinya hujan.

Dalam pelaksanaannya, koordinasi antara TNI, BMKG, dan instansi terkait diperlukan untuk menentukan sasaran operasi berdasarkan pemantauan serta analisis meteorologi. Efektivitas penyemaian tetap bergantung pada ketersediaan awan yang sesuai dan kondisi atmosfer di wilayah operasi.

Sinergi lintas instansi tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penanggulangan karhutla di Kalimantan Selatan. Selain membantu mengurangi dampak kebakaran, operasi ini diharapkan dapat mendukung penekanan potensi kabut asap yang mengganggu aktivitas masyarakat.

TNI bersama instansi terkait terus mendukung langkah penanganan karhutla melalui operasi udara dan koordinasi sesuai kebutuhan di lapangan. Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko meluasnya dampak kebakaran hutan dan lahan serta menjaga kualitas lingkungan di wilayah terdampak.

Komentar