Dampingi Tito Karnavian, Letjen Richard Tampubolon Bahas Anggaran Pemulihan Sumatera Rp100 Triliun

JurnalPatroliNews – Jakarta – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera mendesak kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mempercepat proses pemulihan permanen di wilayah terdampak.

Wakil Ketua Satu Satgas PRR Letjen TNI Richard Tampubolon mendampingi Ketua Satgas PRR Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Tim Pengarah di Jakarta.

Langkah percepatan ini difokuskan pada tiga provinsi terdampak utama yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat setelah masa tanggap darurat berhasil dilewati dengan baik.

Pemerintah pusat telah mengalokasikan total anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi sebesar seratus koma satu triliun rupiah untuk periode tahun dua ribu dua puluh enam hingga dua ribu dua puluh delapan.

Alokasi dana tersebut akan dikucurkan bertahap mulai dari tiga puluh delapan koma sembilan triliun rupiah pada tahun ini, diikuti tiga puluh dua koma sembilan triliun pada tahun depan, dan sisanya pada tahun terakhir.

Berdasarkan data realisasi per Juni dua ribu dua puluh enam, sebanyak lima kementerian dan lembaga penting telah menerima pencairan pagu anggaran untuk pelaksanaan program lapangan.

Instansi yang telah menerima anggaran tersebut meliputi Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, dan Badan Pusat Statistik.

Ketua Satgas meminta kementerian yang anggarannya sudah cair untuk segera meningkatkan kecepatan pengerjaan proyek infrastruktur serta layanan publik di lokasi bencana.

Sembari menunggu sisa anggaran di Kementerian Keuangan rampung, Satgas mendorong pemanfaatan optimal dana Tambahan Transfer ke Daerah senilai sepuluh koma kempat triliun rupiah.

Dana tambahan fiskal tersebut telah disalurkan sejak awal Mei lalu dengan rincian satu koma enam triliun untuk Aceh, enam koma tiga triliun untuk Sumatera Utara, dan dua koma enam triliun untuk Sumatera Barat.

Selain mengandalkan dana pusat, pemulihan wilayah juga diperkuat oleh skema hibah antardaerah serta semangat gotong royong dari provinsi tetangga yang tidak terdampak parah.

Komentar