JurnalPatroliNews – Jakarta – Setelah dinyatakan lolos dari proses pemakzulan oleh DPRD Pati, Bupati Pati Sudewo akhirnya angkat bicara.
Ia menegaskan akan menjadikan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD sebagai bahan evaluasi dan introspeksi untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan ke depan.
Pernyataan itu disampaikan Sudewo seusai menghadiri Kopdes Fest 1 2025 di halaman eks Bakkorwil, Pati, Sabtu (1/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan komitmennya bersama wakil bupati untuk meningkatkan kinerja pemerintahan setelah polemik politik yang sempat memanas di DPRD.
“Kami bersama pak wakil bupati akan berkomitmen meningkatkan kinerja. Semua masukan dari pansus akan kami jadikan bahan koreksi dan introspeksi agar pemerintahan berjalan lebih baik,” ujar Sudewo.
Bupati juga meminta para pendukungnya untuk tidak menggelar perayaan berlebihan usai keputusan DPRD menolak pemakzulannya.
Ia mengimbau agar seluruh pihak, baik yang pro maupun kontra, dapat kembali bersatu demi pembangunan Kabupaten Pati.
“Saya mengajak semua pihak bergandengan tangan membangun Pati. Tidak perlu ada euforia, konvoi, atau selamatan. Saatnya kita fokus bekerja untuk masyarakat,” tegasnya.
Sudewo juga menyampaikan harapan agar pihak yang sebelumnya berbeda pandangan turut berpartisipasi dalam membangun daerah.
“Saya juga berharap teman-teman yang kemarin berbeda pendapat bisa bersama-sama membangun Kabupaten Pati,” tambahnya.
Seperti diketahui, dalam sidang paripurna DPRD Pati, usulan pemakzulan yang diajukan Fraksi PDIP tidak mendapat dukungan mayoritas. Enam fraksi lainnya yakni Gerindra, PKB, PKS, PPP, Demokrat, dan Golkar dengan total 26 suara menolak usulan pemakzulan dan merekomendasikan perbaikan kinerja pemerintahan.














