Dramatis, 8 Nelayan Asal Serangan Berhasil Dievakuasi Setelah Terapung di Perairan Klungkung

JurnalPatroliNews – Jakarta – Sebuah insiden kecelakaan laut menimpa satu unit perahu nelayan di perairan Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung, Bali, pada Selasa (14/4) malam.

Perahu tersebut terbalik setelah diterjang ombak besar sekitar pukul 19.00 WITA, yang mengakibatkan delapan orang nelayan terhempas dan terapung di tengah laut.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas) menerima laporan insiden ini dari warga setempat pada pukul 19.30 WITA. Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Unit SAR Nusa Penida bersama personel TNI AL segera dikerahkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 05 untuk melaksanakan misi penyelamatan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menjelaskan bahwa tim gabungan yang terdiri dari enam personel langsung melakukan penyisiran di sekitar koordinat perkiraan kejadian, yakni 8°42’59.54″S – 115°22’28.39″E.

Evakuasi dan Penyelamatan Korban Setelah melakukan pencarian intensif selama kurang lebih satu jam, pada pukul 21.00 WITA, seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Lokasi penemuan berada di posisi 08°44’31.49″S – 115°20’49.7″E, atau sekitar 8,6 mil laut (NM) dari Pelabuhan Benoa.

“Seluruh korban berhasil ditemukan dan langsung dievakuasi menuju Pelabuhan Benoa,” ungkap perwakilan Basarnas Denpasar pada Rabu (15/4).

Berdasarkan data yang dihimpun, para nelayan tersebut diketahui bertolak dari Serangan, Kota Denpasar, dengan tujuan mencari ikan di perairan Nusa Penida sebelum akhirnya musibah menerjang.

Tiba di Pelabuhan Benoa Sekitar pukul 21.50 WITA, Tim SAR gabungan beserta seluruh korban tiba dengan selamat di Pelabuhan Benoa. Untuk pemulihan kondisi, para korban dibawa menuju KN SAR Arjuna 229 guna beristirahat sembari menunggu proses penjemputan oleh pihak keluarga masing-masing.

Adapun identitas kedelapan nelayan asal Serangan, Bali tersebut adalah Wak Adin, Fahmi, Alpin, Ancung, Wak Pii, Boy, Aswin, dan Yondi. Keberhasilan operasi ini menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dari tim SAR gabungan dalam mengantisipasi kedaruratan di perairan Bali.