Gandeng Psikolog Forensik, PERSAJA Bekali Warga Binaan Perempuan Menatap Masa Depan

JurnalPatroliNews – Jakarta – Pengurus Pusat Persatuan Jaksa Indonesia menyelenggarakan kegiatan kunjungan sekaligus penyuluhan hukum bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Jakarta.

Kegiatan kemanusiaan yang berlangsung pada Rabu kemarin tersebut diinisiasi sebagai wujud kepedulian nyata para Jaksa dalam memberikan edukasi serta pembinaan hukum yang humanis.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PERSAJA Asep N Mulyana diwakili oleh Staf Ahli Jaksa Agung Bidang Pertimbangan dan Pengembangan Hukum, Katarina Endang Sarwestri.

Katarina menyampaikan pesan motivasi serta penguatan psikologis agar para warga binaan fokus mempersiapkan diri untuk menatap masa depan yang lebih cerah.

Pihak asosiasi menegaskan bahwa kehadiran institusi kejaksaan bukan untuk menghakimi masa lalu melainkan untuk mendampingi proses perbaikan diri para pelanggar hukum.

Edukasi ini diharapkan dapat membekali para warga negara yang sedang dibina agar memperoleh pemahaman komprehensif mengenai hak dan kewajiban mereka.

Acara yang mengusung tema Perempuan Tangguh Bangkit dengan Harapan dan Kemandirian ini menyoroti pentingnya peran perempuan bagi keluarga dan masyarakat.

Guna memberikan ulasan yang mendalam, panitia menghadirkan Koordinator pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum Yusna Adia sebagai narasumber pertama.

Selain itu, hadir pula Pengurus Pusat Asosiasi Psikologi Forensik Noridha Weningsari yang memberikan pembekalan dari sudut pandang psikologis.

Ketua Umum PERSAJA lewat sambutannya mengingatkan bahwa ketangguhan sejati diukur dari keberanian dan tekad kuat seseorang untuk bangkit kembali setelah terjatuh.

Aspek kemandirian dinilai akan menjadi modal utama yang sangat berharga bagi para warga binaan setelah masa hukuman mereka berakhir kelak.

Pihak organisasi juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Kepala Lapas Perempuan Jakarta atas keterbukaan ruang kolaborasi ini.

Seluruh peserta panti binaan diajak untuk menyerap setiap ilmu dan pengalaman yang dibagikan demi kelancaran proses reintegrasi sosial di tengah masyarakat nanti.

Komentar