JurnalPatroliNews – Jakarta – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, secara resmi membuka kegiatan PERSAJA Literacy Space yang berlokasi di kawasan M Bloc, Jakarta Selatan.
Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA) ke-75 pada tahun 2026.
Dalam pidato pembukaannya, Jaksa Agung mengajak seluruh insan Adhyaksa untuk memaknai literasi sebagai kompetensi mendalam yang melampaui sekadar kemampuan membaca dan menulis.
Literasi, menurutnya, mencakup ketajaman berpikir kritis dalam mengolah informasi secara komprehensif. Ia berharap ruang ini menjadi katalisator lahirnya jaksa yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga memiliki wawasan global yang luas.
ST Burhanuddin menyoroti tema HUT PERSAJA ke-75, yaitu “PERSAJA sebagai Hiposentrum Penguatan Kejaksaan RI dalam Mengawal Kedaulatan dan Stabilitas Nasional”.
Ia menjelaskan bahwa hiposentrum bermakna pusat kekuatan yang menggerakkan organisasi agar tampil sebagai episentrum intelektual. Hal ini dinilai krusial karena tantangan hukum modern saat ini menuntut pola pikir yang adaptif di tengah derasnya arus informasi.
Pada kesempatan tersebut, Jaksa Agung juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap data literasi nasional. Merujuk pada data UNESCO tahun 2024, minat literasi di Indonesia tercatat hanya sebesar 0,001 persen.
Fakta bahwa hanya satu dari seribu orang yang rajin membaca menjadi tantangan besar yang harus dijawab oleh institusi melalui kehadiran PERSAJA Literacy Space guna membangun kembali kapasitas intelektual para jaksa.
Apresiasi tinggi turut diberikan kepada para jaksa yang telah menghasilkan karya tulis berupa buku. Jaksa Agung menegaskan bahwa karya-karya tersebut merupakan rekam integritas dan warisan berharga bagi masa depan hukum Indonesia.
Ia menekankan bahwa seorang jaksa harus mampu tampil unggul, tidak hanya saat berargumen di ruang sidang, tetapi juga dalam mengonstruksi pemikiran di ruang publik.
Kegiatan peluncuran ini dihadiri oleh Ketua Umum PERSAJA Asep N. Mulyana, Wakil Gubernur DK Jakarta Rano Karno, serta jajaran Jaksa Agung Muda.
Selain itu, hadir pula penulis terkemuka Tere Liye yang memberikan dimensi literatur populer dalam acara tersebut. Melalui fasilitas ini, PERSAJA berkomitmen untuk terus berkontribusi nyata dalam menjaga stabilitas nasional melalui penguatan fondasi intelektual anggotanya.












