JurnalPatroliNews – Putussibau – Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalimantan Barat sukses menggelar agenda Musyawarah Provinsi (MUSPROV) III pada Selasa (9/6/2026).
Forum tertinggi bagi organisasi pengusaha di tingkat provinsi tersebut dipusatkan di Putussibau serta berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Melalui mekanisme mufakat yang demokratis, forum resmi menetapkan nakhoda baru yang siap memimpin jalannya roda organisasi APINDO Kalimantan Barat selama lima tahun ke depan.
Pelaksanaan MUSPROV III ini merupakan tindak lanjut langsung dari mandat resmi yang dikeluarkan oleh jajaran Dewan Pimpinan Nasional (DPN) APINDO.
Mandat kerja tersebut tertuang di dalam Surat Keputusan Nomor 151/SK-DPN/1.1/2B/IV/26 terkait Penunjukan Caretaker DPP APINDO Kalimantan Barat.
Seluruh rangkaian persidangan dihelat secara ketat dengan mengacu pada aturan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) hasil Munas Khusus Tahun 2022.
Penerapan landasan konstitusi tersebut menjadi bukti komitmen kuat organisasi terhadap asas tata kelola yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Legitimasi Kuorum dan Kemenangan Demokratis Edi Suhita
Sebelum pelaksanaan musyawarah puncak dimulai, pihak panitia telah membuka posko penjaringan bakal calon ketua secara adil dan terbuka kepada publik.
Masa pendaftaran serta seleksi berkas administrasi bagi para bakal calon tersebut telah dilangsungkan sejak tanggal 25 hingga 31 Mei 2026 lalu.
Melalui mekanisme persidangan yang sah sesuai tata tertib organisasi pada Sidang Pleno II MUSPROV III, Edi Suhita akhirnya keluar sebagai pemenang.
Edi Suhita secara resmi ditetapkan sebagai Ketua DPP APINDO Kalimantan Barat terpilih untuk mengemban Masa Bakti Periode 2026–2031.
Jalannya proses pemilihan ini mendapatkan legitimasi yang sangat kuat berkat tingginya tingkat kehadiran serta partisipasi aktif dari utusan daerah.
Tercatat sebanyak 10 Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) hadir memberikan hak suara dari total keseluruhan 14 DPK APINDO yang tersebar di wilayah Kalimantan Barat.
Komitmen Strategis Mendorong Investasi dan Sektor UMKM
Pascapelaksanaan MUSPROV III, jajaran pengurus APINDO Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk langsung tancap gas membangun sinergi lintas sektor.
Konsolidasi eksternal akan diperluas mulai dari jajaran pemerintah daerah, para pelaku usaha lokal, serikat buruh, hingga berbagai pemangku kepentingan strategis lainnya.
Langkah kolaboratif tersebut diselaraskan dengan jargon nasional organisasi yang mengusung semangat bertajuk “Pengusaha Bersatu, Indonesia Maju”.
Ke depan, APINDO Kalbar berkomitmen memperkuat peran dalam merangsang iklim investasi serta menciptakan ekosistem dunia usaha yang sehat dan berkelanjutan.
Selain itu, program kerja pengurus baru akan difokuskan pada pemberdayaan sektor UMKM serta pembukaan lapangan kerja baru demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat Kalimantan Barat.










Komentar