JurnalPatroliNews – Jakarta – Upaya pencarian terhadap AG (11), anak laki-laki yang dilaporkan hanyut di Kali Ciliwung sejak Selasa (21/4), berakhir duka. Jasad korban ditemukan mengapung di Perairan Kaliadem, Muara Angke, Jakarta Utara, pada Kamis (23/4) pagi.
Korban sebelumnya dilaporkan terseret arus deras saat berada di kawasan Jalan Tanah Rendah, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.
Jarak antara lokasi awal jatuhnya korban hingga titik penemuan mencapai radius sekitar 13 kilometer.
Penemuan jenazah bermula saat petugas menerima informasi dari Polairud Polda Metro Jaya terkait adanya jasad manusia pada pukul 08.20 WIB. Tim SAR Jakarta yang bersiaga segera meluncur ke lokasi untuk melakukan identifikasi dan evakuasi.
“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR kami nyatakan selesai dan ditutup,” tegas Desiana Kartika Bahari, Kepala Kantor SAR Jakarta, Kamis (23/4).
Evakuasi dan Belasungkawa
Proses evakuasi selesai dilakukan pada pukul 09.30 WIB. Jenazah AG langsung dibawa menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat untuk keperluan visum, sebelum diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sebelumnya, tim gabungan telah bekerja ekstra selama dua hari dengan menyisir aliran Sungai Ciliwung menggunakan perahu karet. Pencarian juga dilakukan melalui pengamatan visual di sepanjang jalur darat.
“Kami turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja keras tanpa lelah dalam upaya pencarian ini,” ujar Desiana.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur, mulai dari Basarnas Jakarta, BPBD DKI Jakarta, TNI/Polri, petugas Damkar, hingga para relawan dari Rumah Zakat, BSMI, dan masyarakat setempat yang bahu-membahu menyisir aliran sungai.














