Imigrasi Buka Jalur Cepat untuk Artis dan Atlet Asing, Ini Tujuannya

JurnalPatroliNews | Jakarta — Direktorat Jenderal Imigrasi menyiapkan skema layanan khusus untuk mempercepat proses visa bagi artis, performer, atlet, serta pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan event internasional di Indonesia.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Imigrasi mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala internasional.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengungkapkan kebijakan tersebut dalam acara media briefing di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).

Menurut Hendarsam, Ditjen Imigrasi telah membentuk tim yang secara khusus menangani percepatan persetujuan performer visa.

“Kita punya performer visa. Jadi kita sudah membentuk tim sebenarnya yang bertugas mempercepat proses persetujuan performer visa ini,” kata Hendarsam.

Artis Internasional Dapat Layanan Fast Track

Hendarsam menjelaskan, pemberian layanan khusus tersebut merupakan bagian dari fungsi Imigrasi sebagai fasilitator pembangunan ekonomi.

Kemudahan diberikan kepada para performer atau artis internasional yang datang ke Indonesia untuk tampil dalam berbagai kegiatan, termasuk konser dan acara hiburan berskala internasional.

Menurut dia, aspek keimigrasian memiliki posisi strategis karena keputusan penerbitan visa menentukan apakah seseorang dari luar negeri dapat memasuki wilayah Indonesia untuk mengikuti kegiatan yang telah direncanakan.

Karena itu, proses pelayanan bagi performer internasional didorong agar berlangsung lebih cepat melalui skema fast track.

“Kita permudah sekali, kita kasih fast track. Kemudian juga ini merupakan wujud cerminan bahwa satu imigrasi kami anggap sebagai adalah wajah Indonesia,” ujarnya.

Kebijakan tersebut diharapkan memberikan kepastian dan kemudahan bagi penyelenggara event internasional yang membutuhkan kehadiran artis atau performer dari luar negeri.

Di sisi lain, percepatan layanan juga menjadi bagian dari upaya membangun pengalaman positif bagi wisatawan maupun pelaku industri internasional sejak proses kedatangan mereka ke Indonesia.

Sports Visa untuk Event Olahraga Internasional

Tidak hanya sektor hiburan, kebijakan serupa juga diterapkan untuk kegiatan olahraga internasional.

Ditjen Imigrasi menyiapkan sports visa bagi atlet maupun pihak yang berkaitan dengan penyelenggaraan event olahraga internasional di Indonesia.

Hendarsam mengatakan layanan tersebut menerapkan pendekatan yang serupa dengan performer visa, yakni memberikan kemudahan proses bagi pihak-pihak yang datang ke Indonesia untuk kepentingan kegiatan olahraga.

“Kita ada kebijakan sports visa, sama seperti di performer, di sports visa kita lakukan hal yang sama sebenarnya. Jadi kita berikan layanan yang sama dan ini sudah berlangsung sejauh ini sudah berlangsung dengan baik,” jelasnya.

Kemudahan tersebut dinilai penting mengingat penyelenggaraan kompetisi olahraga internasional melibatkan banyak pihak dari berbagai negara.

Selain atlet, kegiatan olahraga juga dapat melibatkan ofisial, tim pendukung, serta pihak lain yang memiliki kebutuhan keimigrasian dalam rangka pelaksanaan event.

Dorong Indonesia Jadi Destinasi Event Dunia

Menurut Hendarsam, kebijakan layanan khusus tersebut diarahkan untuk mendukung Indonesia agar semakin kompetitif dalam menarik penyelenggaraan event internasional.

“Kita lakukan hal yang sama jadi event-event sport internasional yang diadakan di Indonesia ini kita permudah supaya Indonesia benar-benar menjadi salah satu destinasi perhelatan-perhelatan seperti ini,” imbuhnya.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa pelayanan keimigrasian tidak hanya ditempatkan dalam konteks administrasi dan pengawasan orang asing, tetapi juga memiliki fungsi pendukung terhadap aktivitas ekonomi.

Kehadiran artis, atlet, dan pelaku industri internasional dapat memberikan dampak lanjutan terhadap sektor pariwisata, ekonomi kreatif, perhotelan, transportasi, hingga usaha masyarakat yang berada di sekitar lokasi penyelenggaraan event.

Dengan layanan performer visa dan sports visa, Ditjen Imigrasi berupaya mempercepat proses administratif tanpa mengesampingkan fungsi keimigrasian.

Kebijakan tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi untuk membangun citra pelayanan Indonesia yang lebih cepat, responsif dan kompetitif di tengah persaingan negara-negara lain dalam menarik penyelenggaraan konser, kompetisi olahraga dan berbagai event internasional.

Komentar