JurnalPatroliNews – Jakarta – Komandan Kodim (Dandim) 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.I.P., mendampingi rombongan Inspektorat Utama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia dalam kunjungan kerja (kunker) strategis di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Suwung, Pedungan, Denpasar Selatan, Selasa (7/4).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan efektivitas tata kelola sampah serta kepatuhan terhadap prosedur operasional standar (SOP) yang berlaku. Kehadiran Dandim bersama jajaran kementerian merupakan bentuk sinergi lintas sektoral dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup di Pulau Dewata.
Disiplin Berlapis di Empat Pos Pemeriksaan Dalam peninjauan tersebut, rombongan melakukan pengecekan mendalam di titik-titik vital alur masuk kendaraan pengangkut sampah. Proses sterilisasi dan verifikasi truk dilakukan secara bertahap melalui empat pos pemeriksaan utama:
- Pos 1: Pemberian arahan awal kepada sopir guna memastikan muatan yang dibawa hanya berupa sampah residu.
- Pos 2: Pengecekan fisik secara menyeluruh untuk memverifikasi jenis sampah agar sesuai dengan ketentuan non-organik.
- Pos 3: Verifikasi ulang kelengkapan administrasi berupa Surat Berita Acara.
- Pos 4: Pemeriksaan akhir di lokasi pembuangan. Jika ditemukan sampah organik yang tercampur, kendaraan akan langsung dipulangkan sesuai aturan yang berlaku.
Komitmen Lintas Instansi Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Inspektorat Utama KLH RI, Komjen Winarto, S.H., M.H., staf ahli menteri Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Ir. Noer Adi Wardojo, M.Sc., serta Kepala DKLH Provinsi Bali I Made Dwi Arbani. Turut hadir pula Walikota Denpasar dan Kepala Dinas DLHK Kota Denpasar.
Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan, menegaskan bahwa TNI berkomitmen mendukung penuh langkah pemerintah dalam penegakan disiplin lingkungan.
“Kehadiran kami merupakan bentuk dukungan dan sinergi yang kuat antara TNI dengan pemerintah serta stakeholder terkait. Kami berkomitmen untuk terus bekerja sama memastikan prosedur berjalan disiplin demi kenyamanan dan kesehatan masyarakat Bali,” tegas Kolonel I Putu Tangkas usai kegiatan.
Pengawasan ketat ini diharapkan dapat meminimalisir pencemaran lingkungan akibat pencampuran jenis sampah dan memastikan TPA Suwung beroperasi sesuai daya tampung serta regulasi lingkungan yang sehat.














