Jalan Kaki 7,5 Km di Pondok Gede, Wamenhaj: Petugas Harus Kuat Asistensi Jemaah Lansia

JurnalPatroliNews – Jakarta – Para calon petugas haji tahun 2026 melaksanakan kegiatan jalan sehat atau fun walk sejauh 7,5 kilometer sebagai bagian dari simulasi kesiapan fisik sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Kegiatan yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, pada Sabtu ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata mengenai tantangan medan yang akan dihadapi selama bertugas di Arab Saudi nanti.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan bahwa aktivitas fisik ini sangat krusial mengingat beban kerja petugas di lapangan sangat tinggi.

Dahnil menyebutkan bahwa berdasarkan pengalamannya, seorang petugas haji rata-rata bisa menempuh hingga 30 ribu langkah per hari saat melayani jemaah.

Jarak terjauh seperti rute dari Arafah menuju Masjidil Haram bahkan bisa mencapai 25 kilometer, sehingga stamina yang prima menjadi syarat mutlak.

Selain kesiapan raga, Dahnil menekankan pentingnya meluruskan niat dalam menjalankan tugas negara ini.

Ia mengingatkan bahwa sekitar 90 persen dari rangkaian ibadah haji merupakan aktivitas fisik yang menguras energi.

Selama lebih dari dua bulan di Arab Saudi, para petugas dituntut untuk memberikan asistensi kepada berbagai kelompok jemaah, mulai dari jemaah lansia, perempuan, hingga jemaah dengan kondisi kesehatan yang beragam.

Lebih lanjut, Wamenhaj meminta agar dalam sisa waktu tiga bulan sebelum pemberangkatan, para petugas terus melatih ketahanan tubuh secara mandiri.

Stamina yang kuat harus dibarengi dengan kompetensi pendukung lainnya, seperti pemahaman dasar mengenai fikih haji serta kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Arab dasar. Hal ini diperlukan agar petugas dapat memberikan pelayanan yang optimal dan responsif terhadap kebutuhan jemaah di tengah padatnya jadwal prosesi haji.