JurnalPatroliNews – Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah secara resmi mengawali program Pendidikan dan Pelatihan bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi untuk musim haji 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan pemerintah dalam menjamin kualitas layanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Pembukaan pelatihan digelar pada Minggu, 11 Januari 2026, di Gedung Serbaguna 2, Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak. Turut hadir pula Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid.
Untuk penyelenggaraan haji tahun ini, pemerintah menyiapkan lebih dari 1.636 personel PPIH Arab Saudi. Ribuan petugas tersebut akan mengemban sembilan bidang layanan strategis, mencakup kesehatan jemaah, transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga perlindungan dan pengamanan selama pelaksanaan ibadah haji.
Seluruh peserta diklat akan mengikuti pelatihan intensif selama hampir tiga minggu, terhitung sejak 10 hingga 30 Januari 2026. Proses pembekalan dipusatkan di dua lokasi, yakni Asrama Haji Pondok Gede serta Pangkalan TNI Angkatan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Dalam pelatihan ini, para petugas mendapatkan berbagai materi penunjang tugas, mulai dari pembinaan fisik dan kedisiplinan, latihan baris-berbaris, peningkatan kemampuan bahasa Arab, hingga pendalaman teknis pelayanan dan manasik haji. Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman menyeluruh terkait manajemen layanan jemaah serta pentingnya sinergi lintas sektor agar operasional di lapangan berjalan efektif dan lancar.














