Di tempat yang sama Destry Anna Sari, Asisten Deputi Konsultasi Bisnis dan Pendampingan KemenKopUKM, mengatakan acara Offline Consultation Program Entrepreneur Development (Entredev) 2024 di Surabaya yang memasuki tahap Growth Sprint ini merupakan lanjutan dari tahap Case Session & Pendampingan Online pada 15 Juni sampai 4 Juli 2024.
Pada tahapan ini telah terpilih sebanyak 300 peserta dari 2.300 peserta, yang terdiri dari tiga sektor yaitu pertanian, kesehatan, beauty & wellness, dan teknologi yang selama delapan pekan ke depan peserta akan didampingi secara intensif untuk mencapai target pertumbuhan jangka pendek.
“Selamat kepada 300 peserta yang terpilih lanjut ke tahap growth sprint. Kami optimistis target pertumbuhan jangka pendek dapat tercapai melalui Entredev,” kata Destry.
Dalam rangkaian Entredev Offline Consultation di Surabaya diselenggarakan Entredev Talk bertemakan “Dare to Grow” dengan menghadirkan 3 narasumber kompeten dari PT. Agritama Sinergi Inovasi, Fashionistas & Brand Activist IBAN dan PT. Lectro Energy Semesta Indonesia dengan topik bahasan Tantangan dan Hambatan dalam menumbuhkan bisnis dari sisi pemasaran, supply chain dan SDGs:
Pada sesi Entredev Nyomblangin “Temukan Jodoh Bisnismu” adalah upaya mengkolaborasikan antar peserta entredev lintas sektor dengan melibatkan para stakeholder dari BAPPENAS, Kementerian Ketenagakerjaan, Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur, pihak swasta, asosiasi dan akademisi untuk keberlanjutan program Entredev.
Pada Entredev Nyomblangin terjadi potensi kerjasama seperti potensi untuk display produk di Ciputra World, keberlanjutan program dengan APINDO dan kemitraan dengan private sektor, selain itu terjadi potensi dalam pengembangan riset dan teknologi dengan para inkubator.
Informasi terkait Entredev 2024 dapat dilihat melalui sosial media Kementerian Koperasi dan UKM (ig @kemenkopukm), website (https://entredev.id) dan Instagram (ig @entredev.id).














